Dari Masjid hingga Bantaran Kali, TNI Perkuat Kedekatan Sosial dengan Warga Surakarta

Babinsa67 Views

Surakarta, Jawa Tengah – Pagi ini, suasana di sejumlah sudut Kota Surakarta diwarnai aktivitas yang memperlihatkan kedekatan antara aparat TNI dan masyarakat. Di Kelurahan Pajang, prajurit mendatangi masjid-masjid sambil membawa Al Quran dan sajadah. Sementara di bantaran Kali Pepe, Kelurahan Keprabon, prajurit lain bergotong royong bersama warga membersihkan aliran sungai. Dua kegiatan berbeda, tetapi memiliki tujuan yang sama: memperkuat ikatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan serta kehidupan spiritual masyarakat.

Momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dimanfaatkan Babinsa Kelurahan Pajang Koramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta, Sertu Yuli Sih Murdiyanto, bersama Bhabinkamtibmas setempat untuk menjalin silaturahmi dengan tokoh agama dan pengurus masjid. Dalam kegiatan yang berlangsung Rabu (25/2/2026) itu, mereka membagikan Al Quran dan sajadah kepada sejumlah masjid di wilayah tersebut.

Masjid Idola, Masjid Sidodadi, Masjid Sabilul Huda, dan Masjid Al Ikhlas menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang menyasar penguatan hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan komunikasi sosial dengan tokoh agama dan masyarakat, terutama dalam momentum Ramadhan,” kata Yuli.

Para pengurus masjid menyambut kegiatan itu dengan hangat. Mereka menilai kehadiran aparat tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat.

Ketua takmir salah satu masjid di Kelurahan Pajang mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut dia, perhatian yang diberikan menunjukkan adanya kedekatan nyata antara aparat dan masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan.

Pada hari yang sama, semangat kebersamaan juga terlihat di bantaran Kali Pepe, Kampung Kusumodiningratan, Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari. Babinsa Kelurahan Keprabon Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta, Serma Daniel Kaputing dan Sertu Sugiyanto, bersama warga melaksanakan kerja bakti membersihkan sungai.

Warga dan aparat tampak bahu-membahu mengangkat sampah dan membersihkan sedimentasi yang menghambat aliran air.

Daniel mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan menjaga kelancaran aliran sungai sekaligus mencegah potensi banjir, terutama saat intensitas hujan meningkat.

“Dengan aliran sungai yang bersih dan lancar, risiko banjir dapat ditekan. Selain itu, lingkungan juga menjadi lebih bersih dan nyaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja bakti tersebut juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Keterlibatan langsung aparat dalam kegiatan warga dinilai mampu memperkuat rasa persatuan dan solidaritas sosial.

Kegiatan di Pajang dan Keprabon memperlihatkan peran aparat kewilayahan tidak hanya dalam aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam kehidupan sosial, keagamaan, dan lingkungan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui tindakan nyata.

Di tengah dinamika kehidupan perkotaan, interaksi sederhana seperti berbagi Al Quran dan membersihkan sungai menjadi simbol penting dari hubungan yang saling menguatkan antara aparat dan warga. Kedekatan itu, bagi masyarakat, bukan sekadar tugas formal, melainkan wujud kebersamaan yang tumbuh dari kepedulian.(*)

(Arda72/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *