Trenggalek, Jawa Timur – Lima Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) diterjunkan ke Kabupaten Trenggalek dalam program Bhakti Taruna Akademi TNI Tahun 2026. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sekaligus mengasah kepemimpinan serta kepedulian sosial para calon perwira TNI.
Penerimaan para taruna berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Trenggalek, Minggu (2/8/2026), dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Trenggalek. Kodim 0806/Trenggalek diwakili Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0806/Trenggalek Mayor Cpm Nur Yulianto.
Lima taruna AAL yang mengikuti program tersebut yakni Sermatar (P) Geghe Aptanta Akiko Mahardika, Sermatar (P) Fahrian Ariel Risyanda, Sermatar (E) Piasnoko Suryo Adiyatmo, Sermatar (P) Fathur Rahman Ramadhan, dan Sermatar (P) Rio Prawira Widhayaka Muhaimin.
Bhakti Taruna Akademi TNI merupakan wadah bagi para taruna untuk mengimplementasikan ilmu sekaligus belajar langsung dari kehidupan masyarakat. Program tersebut mencakup kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat di daerah penugasan.
Mayor Cpm Nur Yulianto menyambut kedatangan para taruna sekaligus mengapresiasi pelaksanaan program tersebut di Trenggalek.
“Selamat datang di Bumi Menak Sopal, Kabupaten Trenggalek. Jadikan Bhakti Taruna Akademi TNI Tahun 2026 sebagai momentum untuk belajar dari masyarakat, mengasah jiwa kepemimpinan, sekaligus menghadirkan manfaat nyata melalui dedikasi, disiplin, dan semangat pengabdian kepada bangsa,” ujar Nur Yulianto.
Menurutnya, kegiatan bhakti bukan sekadar pembelajaran lapangan bagi para taruna. Lebih dari itu, program tersebut menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Interaksi langsung dengan masyarakat diharapkan membuat para taruna semakin memahami dinamika sosial di lapangan. Pengalaman tersebut sekaligus menjadi bekal penting dalam membentuk karakter calon perwira TNI yang profesional, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
“Melalui interaksi langsung di tengah masyarakat, para taruna diharapkan mampu memahami kondisi sosial sekaligus memberikan kontribusi positif sesuai bidang penugasannya,” katanya.
Penerimaan taruna turut dihadiri PIC Kementerian Sosial RI Laode Taufik Nuryadin, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek Stefanus Triadi Atmono, Kabag Log Polres Trenggalek Kompol Suyono, Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Trenggalek Hendryko Prabowo, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Trenggalek Habib Solehudin, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Trenggalek Yogyantoro, Danramil 0806-01/Trenggalek Kapten Inf Agus Setiawan, serta Pasiter Kodim 0806/Trenggalek Kapten Cba M. Zaenal Arifin.
Bhakti Taruna Akademi TNI 2026 di Trenggalek diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia. Di sisi lain, pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan calon perwira TNI yang tidak hanya memiliki kompetensi militer, tetapi juga jiwa pengabdian dan kepekaan sosial.(*)
(Arwang/Sulaiman)














