
Sorong, Papua Barat Daya – Komando Daerah Maritim (Kodaeral) XIV Sorong resmi menutup pelaksanaan Uji Terampil Geladi Tugas Tempur (Glagaspur) P1-P2, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam mengukur profesionalisme, kemampuan teknis, dan kesiapsiagaan prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas operasi TNI Angkatan Laut.
Penutupan dilaksanakan oleh Wakil Komandan Kodaeral XIV Laksamana Pertama TNI Tomy Herlambang mewakili Komandan Kodaeral XIV Laksamana Muda TNI Djatmoko di Ruang Rapat Markas Komando Kodaeral XIV.
Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Komando Latihan (Kolat) Koarmada RI Laksamana Pertama TNI Musleh Yadi selaku Ketua Tim Uji Terampil Glagaspur, Komandan Kolat Koarmada III Kolonel Laut (P) I Nyoman Surya sebagai Wakil Ketua Tim Uji, tim penilai dari Kolat Koarmada III, serta para pejabat utama, kepala satuan kerja, dan komandan satuan di lingkungan Kodaeral XIV.
Dalam sambutan yang dibacakan Wadan Kodaeral XIV, Djatmoko menyampaikan bahwa seluruh rangkaian uji terampil yang berlangsung selama dua hari telah terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar. Menurut dia, hasil evaluasi Glagaspur P1-P2 tidak hanya menjadi ukuran kemampuan prajurit secara teori dan praktik, tetapi juga memberikan gambaran nyata mengenai kesiapan operasional satuan.
“Melalui uji terampil ini, kemampuan personel dan kesiapan materiil dapat dievaluasi secara menyeluruh. Hasilnya menjadi indikator penting untuk melihat sejauh mana kesiapan Kodaeral XIV dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab operasional secara profesional,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesiapan personel, kekuatan satuan, serta dukungan sarana dan prasarana merupakan faktor utama yang harus terus dipelihara guna menghadapi berbagai tantangan tugas di wilayah maritim yang semakin dinamis.
Sementara itu, Komandan Kolat Koarmada RI Laksamana Pertama TNI Musleh Yadi mengapresiasi semangat dan dedikasi seluruh peserta selama mengikuti rangkaian pengujian. Menurut dia, para prajurit mampu menunjukkan profesionalisme dalam menyelesaikan berbagai skenario dan permasalahan yang diberikan oleh tim penguji.
“Seluruh peserta telah melaksanakan uji terampil dengan penuh tanggung jawab dan semangat yang tinggi. Mereka mampu mengaplikasikan kemampuan yang dimiliki dalam setiap materi yang diujikan,” kata Musleh.
Keberhasilan peserta dalam menjalankan seluruh tahapan pengujian hingga selesai, lanjutnya, menjadi salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan Glagaspur. Selain itu, capaian zero accident selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap latihan dan pengujian.
Glagaspur P1-P2 merupakan bagian dari sistem pembinaan kesiapan tempur TNI Angkatan Laut yang bertujuan mengukur kemampuan satuan, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta memastikan kesiapan operasional personel dan alutsista sebelum menjalankan berbagai tugas di lapangan.
Dengan berakhirnya pelaksanaan Glagaspur P1-P2, Kodaeral XIV Sorong diharapkan semakin siap menghadapi berbagai tantangan tugas pengamanan wilayah perairan Indonesia bagian timur sekaligus memperkuat peran TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan keamanan maritim nasional.(*)
(Jacob Sumampauw/Sulaiman)













