Bakti TNI AD Gelar Operasi Katarak Gratis untuk Warga Madura

Pamekasan, Jawa Timur – TNI Angkatan Darat melalui program Bakti TNI AD 2026 menggelar layanan operasi katarak gratis bagi masyarakat Madura. Kegiatan diawali dengan skrining kesehatan di RS Larasati Pamekasan, Selasa (4/8/2026), sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan mata bagi warga, terutama mereka yang mengalami keterbatasan ekonomi.

Program tersebut merupakan bagian dari bakti kesehatan TNI AD yang melibatkan Kesdam V/Brawijaya, Denkesyah Surabaya, Pemerintah Kabupaten Pamekasan, RS Larasati Pamekasan, Yayasan Lentera Mata Indah, serta Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI).

Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) V/Brawijaya Kolonel Ckm dr. Handy mengatakan, operasi katarak massal menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI AD terhadap tingginya angka gangguan penglihatan yang masih dialami masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat, khususnya yang kurang mampu, memperoleh akses terhadap layanan kesehatan mata yang layak. Penanganan katarak diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para pasien,” ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (5/8/2026).

Menurut Handy, keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari tenaga kesehatan, organisasi profesi, yayasan sosial, hingga rumah sakit yang bersama-sama memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kasdim 0826/Pamekasan Mayor Arm Junaidi menambahkan, bakti kesehatan tersebut merupakan implementasi program Karya Bakti Skala Besar TNI AD yang bertujuan membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui program ini, TNI hadir tidak hanya menjaga pertahanan negara, tetapi juga membantu mengatasi persoalan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan,” katanya.

Direktur RS Larasati Pamekasan dr. H. Khoirul Umam, M.Kes., FISQua., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada rumah sakitnya sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan. Menurut dia, kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi nyata dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat Madura.

Usai pembukaan, peserta menjalani pemeriksaan atau skrining sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pasien yang dinyatakan memenuhi syarat medis akan menjalani operasi katarak, kemudian mengikuti pemeriksaan lanjutan sehari setelah tindakan untuk memastikan proses pemulihan berlangsung optimal.

Program bakti kesehatan ini berlangsung selama tiga hari. Melalui layanan operasi katarak gratis tersebut, TNI AD berharap semakin banyak masyarakat yang kembali memperoleh kualitas penglihatan yang baik sehingga dapat beraktivitas dan meningkatkan produktivitas mereka.(*)

Editor: Sulaiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terbaru