Tak Hanya Jaga Perbatasan, Satgas Yonif 410/Alugoro Sulap SD Inpres Stenkool 3 Jadi Lebih Layak untuk Belajar

Teluk Bintuni, Papua Barat – Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 410/Alugoro kembali menunjukkan bahwa tugas menjaga perbatasan tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan wilayah, tetapi juga lewat aksi nyata membangun masa depan generasi Papua. Salah satunya dengan merehabilitasi SD Inpres Stenkool 3, Distrik Meyado, Kabupaten Teluk Bintuni, agar menjadi tempat belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi para siswa, Rabu (1/7/2026).

Perbaikan dilakukan pada sejumlah bagian bangunan sekolah yang mengalami kerusakan, mulai dari atap, dinding, jendela hingga pengecatan ruang kelas. Seluruh proses rehabilitasi dikerjakan secara bergotong royong oleh personel Satgas bersama para guru, masyarakat, dan siswa sehingga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 410/Alugoro menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia Papua. Karena itu, kehadiran Satgas di wilayah penugasan tidak hanya berorientasi pada pengamanan perbatasan, tetapi juga menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk di sektor pendidikan.

“Kami berharap anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman dan memiliki semangat yang lebih tinggi untuk meraih cita-cita. Pendidikan merupakan investasi masa depan bangsa yang harus didukung oleh seluruh elemen,” ujarnya.

Kepala sekolah beserta para guru menyampaikan apresiasi atas kepedulian Satgas Yonif 410/Alugoro. Sebelum direhabilitasi, kondisi bangunan yang mulai rusak kerap menghambat kegiatan belajar mengajar. Kini para siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dalam lingkungan yang jauh lebih representatif.

Aksi rehabilitasi tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran Satgas Yonif 410/Alugoro di perbatasan bukan hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Melalui karya bakti yang menyentuh sektor pendidikan, TNI terus memperkuat pengabdian kepada rakyat sekaligus menumbuhkan harapan bagi masa depan anak-anak Papua.(*)

(Jhonni/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *