Sinergi KKP-Kementrans, 17 Kawasan Transmigrasi Disiapkan Menjadi Kampung Nelayan Merah Putih

Jakarta, – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat sinergi dalam pengembangan kawasan transmigrasi berbasis potensi kelautan. Sebanyak 17 satuan permukiman transmigrasi di berbagai daerah disiapkan untuk dikembangkan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih, salah satu program prioritas nasional pemerintah periode 2025-2029.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi dengan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf di Kantor KKP, Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Viva Yoga mengatakan, sejumlah program prioritas KKP memiliki irisan yang kuat dengan pengembangan kawasan transmigrasi. Program tersebut meliputi Kampung Nelayan Merah Putih, Budidaya Ikan Darat Tematik, Modeling dan Replikasi Tambak Udang Terintegrasi, Swasembada Garam, Kapal Ikan Modern, hingga Revitalisasi Tambak.

“Kawasan transmigrasi memiliki potensi besar untuk mendukung berbagai program tersebut karena banyak yang berada di wilayah pesisir dan memiliki sumber daya perikanan yang melimpah,” ujarnya.

Menurut Viva Yoga, terdapat 17 lokasi satuan permukiman transmigrasi yang dinilai siap dikembangkan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih. Lokasi tersebut tersebar di sejumlah daerah, antara lain Kabupaten Bengkulu Utara, Parigi Moutong, Muna Barat, Pasangkayu, Merauke, dan Buton Tengah.

Ia menilai, pengembangan kawasan tersebut akan semakin optimal melalui kolaborasi lintas kementerian sehingga mampu mempercepat peningkatan produktivitas sektor perikanan di daerah transmigrasi.

Selama ini, kata Viva Yoga, pembangunan kawasan transmigrasi tidak hanya berfokus pada sektor pertanian dan perkebunan, tetapi juga dikembangkan sesuai potensi ekonomi lokal, termasuk sektor kelautan dan perikanan.

Ia mencontohkan, budidaya rajungan yang dikelola transmigran di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Papua Barat, dan Maluku Utara telah mampu menembus pasar ekspor ke Amerika Serikat melalui kerja sama dengan industri perikanan nasional.

Selain itu, di Kawasan Transmigrasi Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau, pemerintah juga telah memperkuat kapasitas nelayan melalui pembinaan usaha perikanan tangkap serta bantuan kapal modern untuk meningkatkan produktivitas mereka.

Dalam pertemuan tersebut, kedua kementerian juga menyepakati pembentukan tim kecil sebagai langkah percepatan implementasi program Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan transmigrasi.

Viva Yoga optimistis sinergi tersebut akan mempercepat terwujudnya kawasan transmigrasi yang produktif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain mendorong produktivitas nelayan transmigran, program itu juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan perekonomian kawasan.

Optimisme itu didukung target KKP yang berencana membangun 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada tahun ini. Menurut Viva Yoga, kolaborasi antarkementerian akan membuat pelaksanaan program lebih efektif, efisien, dan berdampak langsung bagi masyarakat pesisir di kawasan transmigrasi.(*)

(Ardi W/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *