Satgas Yonif 763/SBA Perkuat Komunikasi dengan Warga Perbatasan RI-PNG di Kampung Aisyo

Maybrat, Papua Barat Daya – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Papua Nugini dari Yonif 763/Sanubari Adhi Satyabhakti (SBA) terus memperkuat hubungan dengan masyarakat di wilayah perbatasan melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos). Kegiatan tersebut dilaksanakan personel Pos Aisyo dengan menyambangi warga Kampung Aisyo, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan komunikasi sosial ini bertujuan membangun kedekatan antara prajurit TNI dan masyarakat, sekaligus memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan. Melalui pendekatan langsung, prajurit berinteraksi dengan warga untuk mendengarkan aspirasi serta memberikan pemahaman tentang pentingnya peran bersama dalam menjaga stabilitas lingkungan.

Komandan Pos Aisyo menyampaikan bahwa komunikasi sosial merupakan bagian penting dari tugas Satgas Pamtas, tidak hanya dalam aspek pengamanan wilayah, tetapi juga dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

“Kami ingin memperkuat komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat. Kehadiran TNI di perbatasan tidak hanya menjaga wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Menurut dia, pendekatan persuasif dan humanis menjadi salah satu kunci dalam mendukung pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan. Melalui komunikasi yang intensif, prajurit dapat memahami kondisi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga keamanan dan kesejahteraan kampung.

Masyarakat Kampung Aisyo menyambut positif kegiatan tersebut. Kehadiran personel Satgas dinilai memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga di wilayah perbatasan.

Kegiatan komunikasi sosial ini merupakan bagian dari upaya Satgas Pamtas Yonif 763/SBA dalam menjalankan tugas pengamanan perbatasan negara, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan ketahanan wilayah di kawasan perbatasan RI-Papua Nugini.(*)

(Johannes/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *