
Fak-fak, Papua Barat – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 808/Mbaham Matta di Kabupaten Fakfak, Rabu (27/5/2026). Kunjungan tersebut menegaskan perhatian pemerintah terhadap penguatan pertahanan sekaligus pembangunan wilayah di Papua Barat.
Dalam kunjungan kerja itu, Sjafrie didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Letjen TNI Lucky Avianto, Kepala Badan Logistik Kemhan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, serta Danrem 182/JO Kolonel Inf Irwan Budiana.
Berdasarkan keterangan tertulis Pendam XVIII/Kasuari, Jumat (29/5/2026), disebutkan bahwa rombongan meninjau sejumlah fasilitas satuan, antara lain sarana latihan, barak prajurit, gudang munisi, serta fasilitas pendukung operasional lainnya. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional Yonif TP 808/Mbaham Matta dalam menjalankan tugas pertahanan di wilayah Papua Barat.
Dalam arahannya kepada prajurit, Sjafrie menekankan pentingnya membangun personel TNI yang profesional, disiplin, tangguh, dan adaptif di tengah dinamika tantangan keamanan di kawasan timur Indonesia.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan Yonif Teritorial Pembangunan tidak hanya berfungsi memperkuat pertahanan wilayah, tetapi turut mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Prajurit harus hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui dukungan di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, dan peternakan,” ujar Sjafrie.
Kehadiran satuan teritorial pembangunan dinilai strategis dalam memperkuat stabilitas keamanan sekaligus mempercepat pembangunan di Papua Barat, terutama di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur dan pelayanan dasar.(*)
(Jhonni/Sulaiman)











