Koperasi Desa Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi, Dandim Tinjau Pembangunan di Panggul

Ekonomi42 Views

Trenggalek, Jawa Timur – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, disiapkan sebagai penggerak ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, Komandan Kodim (Dandim) 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro meninjau langsung progres pembangunan di sejumlah desa, Sabtu (21/2/2026).

Peninjauan dilakukan di Desa Nglebeng, Desa Wonocoyo, dan Desa Ngrencak, yang masing-masing memiliki potensi unggulan di sektor pertanian, perkebunan, serta kelautan dan perikanan. Kehadiran koperasi desa diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi warga, mulai dari penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga distribusi hasil produksi masyarakat.

“Kami meninjau langsung pembangunan koperasi untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana dan kualitasnya terjaga, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” ujar Roy di sela-sela peninjauan.

Menurut dia, koperasi desa memiliki peran strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Selain sebagai lembaga simpan pinjam, koperasi juga dapat berfungsi sebagai wadah pengelolaan, distribusi, dan pemasaran hasil produksi warga secara kolektif.

Dalam peninjauan tersebut, Dandim memeriksa kondisi fisik bangunan, kesiapan sarana pendukung, serta memastikan koordinasi antara pelaksana pembangunan dan pemerintah desa berjalan baik. Ia juga berdialog dengan kepala desa dan tokoh masyarakat untuk mengetahui perkembangan pembangunan sekaligus memastikan keberadaan koperasi sesuai kebutuhan warga.

Pembangunan koperasi di Desa Nglebeng dan Desa Wonocoyo diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor pertanian dan perkebunan, sementara di Desa Ngrencak koperasi diproyeksikan memperkuat sektor kelautan dan perikanan yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat setempat.

Roy menekankan pentingnya kualitas pembangunan agar koperasi dapat beroperasi secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang. Dengan pengelolaan yang profesional dan transparan, koperasi desa diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat daya saing produk lokal.

Peninjauan tersebut juga mencerminkan dukungan TNI terhadap pembangunan di wilayah binaan, khususnya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat terwujudnya desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.(*)

(Arwang/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *