Bangkalan, Jawa Timur – Ikatan Alumni (IKA) Universitas Airlangga (UNAIR) Cabang Bangkalan mulai memantapkan langkah untuk memperkuat kontribusi alumni dalam pembangunan daerah. Melalui Rapat Kerja (Raker) Kepengurusan Periode 2026-2030 yang digelar di Kabupaten Bangkalan, pada hari ini, Sabtu (6/6/2026), organisasi tersebut menyiapkan berbagai program strategis guna menghimpun potensi alumni sebagai penggerak pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Rapat kerja yang berlangsung di kediaman Ketua IKA UNAIR Cabang Bangkalan itu dihadiri jajaran Dewan Pertimbangan, Dewan Pakar, serta seluruh pengurus organisasi. Forum tersebut menjadi momentum konsolidasi awal untuk menyusun arah gerak organisasi selama lima tahun mendatang.
Ketua IKA UNAIR Cabang Bangkalan, dr. Raudatul Hikmah, mengatakan alumni perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk ikut berkontribusi dalam kemajuan daerah melalui ilmu pengetahuan, pengalaman profesional, dan jejaring yang dimiliki.
Menurut dia, IKA UNAIR Bangkalan ingin menjadi wadah yang mampu mengorganisasi berbagai potensi alumni agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Rapat kerja ini kami harapkan menjadi ajang pertukaran ide di antara seluruh pengurus untuk menyusun program-program nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat. Mudah-mudahan program kerja yang disusun ini benar-benar dapat direalisasikan dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujar dr. Hikmah.
Ia menegaskan bahwa organisasi alumni tidak boleh berhenti sebagai ruang silaturahmi semata. Kehadiran alumni harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan berkontribusi dalam penyelesaian berbagai persoalan pembangunan di daerah.
Karena itu, seluruh bidang dalam kepengurusan didorong untuk merancang program yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu menghasilkan dampak konkret di lapangan.
Dalam rapat kerja tersebut, pengurus menyusun program kerja yang terbagi ke dalam enam bidang. Masing-masing bidang merancang agenda jangka pendek maupun jangka panjang sesuai dengan tugas dan fungsi yang telah ditetapkan.
Sejumlah program diarahkan untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperluas jejaring kemitraan, mendorong kegiatan sosial dan pendidikan, serta memperkuat peran alumni dalam mendukung pembangunan daerah.
Dr. Hikmah menilai Bangkalan membutuhkan semakin banyak kolaborasi lintas sektor untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan. Dalam konteks itu, alumni UNAIR yang tersebar di berbagai profesi memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak perubahan.
“Alumni memiliki kompetensi dan pengalaman yang beragam. Jika potensi itu disatukan dalam sebuah gerakan yang terorganisasi, maka akan menjadi kekuatan besar yang dapat membantu mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia berharap kepengurusan periode 2026-2030 dapat menjadi barisan penggerak yang mampu menghadirkan gagasan, inovasi, serta aksi nyata bagi masyarakat Bangkalan.
Melalui rapat kerja tersebut, IKA UNAIR Cabang Bangkalan menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga hubungan antar sesama alumni, tetapi juga memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis masyarakat dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan mengusung semangat kolaborasi, pengabdian, dan kebermanfaatan, IKA UNAIR Bangkalan berharap dapat menjadi rumah besar bagi para alumni untuk bersama-sama mengabdikan ilmu dan pengalamannya demi kemajuan Bangkalan dan Madura secara lebih luas.(*)
Editor: Sulaiman














