Keerom, Papua – Kepedulian terhadap kesehatan anak-anak di wilayah perbatasan kembali diwujudkan melalui layanan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang digelar Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 643/Wanara Sakti di Kampung Wonorejo, PIR IV, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung pencegahan stunting sekaligus memperkuat layanan kesehatan dasar bagi masyarakat di daerah perbatasan.
Layanan kesehatan tersebut dipimpin Bintara Kesehatan Satgas, Sertu Surianto, bersama dua personel kesehatan lainnya. Mereka bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Ywan serta kader Posyandu PIR IV Kampung Wonorejo untuk memantau tumbuh kembang balita.
Sekitar 30 balita bersama orang tua mengikuti kegiatan tersebut. Pemeriksaan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian imunisasi, distribusi vitamin, hingga pemberian makanan tambahan bergizi. Selain itu, para orang tua juga memperoleh penyuluhan mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan pemantauan kesehatan anak sejak usia dini.
Komandan Satgas Yonif 643/Wanara Sakti, Letkol Inf Adhi Sumarno, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama di wilayah perbatasan yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.
“Tugas kami di Papua bukan hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan Posyandu ini kami ingin membantu memastikan anak-anak di Kampung Wonorejo memperoleh layanan kesehatan dan asupan gizi yang memadai sehingga dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Selasa (7/7/2026).
Menurut Adhi, sinergi antara prajurit TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan persoalan gizi anak, termasuk menekan risiko stunting di kawasan perbatasan.
Kehadiran Satgas juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Susiani (45), kader Posyandu Kampung Wonorejo, menilai dukungan personel TNI sangat membantu pelaksanaan pelayanan kesehatan yang selama ini dijalankan bersama tenaga medis setempat.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan bapak-bapak TNI. Anak-anak kami diperiksa kesehatannya, mendapat vitamin, makanan tambahan, dan para orang tua juga diberi penyuluhan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan karena sangat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Satgas Yonif 643/Wanara Sakti berharap kolaborasi antara aparat, tenaga kesehatan, dan masyarakat terus terjalin sehingga pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak di wilayah perbatasan semakin merata, sekaligus mendukung lahirnya generasi Papua yang sehat dan berkualitas.(*)
(Jhonni/Sulaiman)








