Setahun Cek Kesehatan Gratis, Wamentrans: Masyarakat Sehat, Produktivitas Nasional Meningkat!

POLITIKANA35 Views


Jakarta, – Kehadiran Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, di Grab Indonesia Excellence Center, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026), disambut antusias para mitra pengemudi GrabBike. Sejumlah pengemudi berbagi cerita, mulai dari kehidupan keluarga hingga jumlah pesanan yang mereka terima setiap hari.
Seorang pengemudi perempuan mengisahkan anaknya yang tengah menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Lampung dan kini menjalani magang di Komisi III DPR. Pengemudi lain menyebut dalam sehari bisa menerima puluhan pesanan. Mendengar cerita itu, Viva Yoga berseloroh, “Wah ini power emak-emak,” yang disambut tawa hadirin, termasuk Chief of Public Affairs Grab Indonesia Tirza Munusamy.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kepada wartawan, Viva Yoga mengatakan program yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu telah berjalan satu tahun dan menjangkau puluhan juta warga.

“Tahun lalu saya berkunjung ke Puskesmas Tebet. Hari ini meninjau pelaksanaan CKG bagi para pengemudi Grab. Program ini terus meningkat pesertanya,” ujar Viva Yoga.

Menurut dia, sepanjang 2025 sekitar 70 juta orang telah menerima layanan CKG. Pada 2026, pemerintah menargetkan jumlah penerima meningkat menjadi 130 juta orang. Ia menegaskan, akses terhadap layanan kesehatan merupakan hak warga negara.

“CKG adalah wujud kehadiran negara untuk membentuk masyarakat yang sehat. Dengan masyarakat sehat, Indonesia akan semakin kuat,” katanya.

Viva Yoga menjelaskan, pemeriksaan kesehatan gratis berfungsi sebagai langkah preventif. Melalui deteksi dini, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga penanganan bisa segera dilakukan. Jika ditemukan indikasi penyakit kronis, peserta akan dirujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan.

Ia menilai program tersebut penting bagi para pengemudi ojek daring yang setiap hari bekerja di lapangan. Kondisi kesehatan yang prima, menurut dia, berpengaruh langsung terhadap produktivitas.

“Kalau sakit, mereka tidak bisa bekerja. Karena itu, sehat menjadi tanggung jawab negara dan komitmen pemerintah,” ujarnya.

Program CKG diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari bayi hingga lanjut usia, serta berbagai profesi seperti petani, buruh, guru, nelayan, dosen, hingga pekerja sektor informal. Pelaksanaannya tidak hanya di puskesmas, tetapi juga di pesantren, sekolah, pusat perbelanjaan, dan berbagai lokasi lain, termasuk Grab Excellence Center.

Pemerintah berharap pemeriksaan kesehatan berkala dapat menjadi budaya baru masyarakat, sehingga kualitas hidup meningkat dan produktivitas nasional terus terjaga.(*)

(Ardi W/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *