Sentuhan Nonfisik TMMD 127, Prajurit Jadi Guru Mengaji di Barurejo

Religiusitas22 Views

Blitar, Jawa Timur – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, tak hanya menghadirkan pembangunan fisik. Di Dusun Barurejo, sejumlah prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD Kodim 0808/Blitar mengambil peran berbeda: menjadi guru mengaji bagi anak-anak setempat.

Kegiatan itu berlangsung di MQQ Al Muhaimin, Jumat (13/2/2026). Seusai menjalankan tugas pembangunan, prajurit duduk bersama anak-anak, membimbing mereka membaca Al Quran dan memperbaiki tajwid secara perlahan.

Serda Garin dan Prada Arifin, anggota Satgas TMMD dari Lanud Iswahjudi TNI AU yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mengatakan pembinaan keagamaan menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD.

“Selain membantu pembangunan infrastruktur, kami juga ingin berbagi ilmu dan memberi motivasi kepada anak-anak. Mengaji bukan hanya belajar membaca Al Quran, tetapi juga membentuk karakter dan kedisiplinan,” ujar Garin.

Menurut dia, pengenalan nilai-nilai keagamaan sejak dini penting untuk memperkuat fondasi moral generasi muda. Dalam suasana sederhana di musala dusun, interaksi antara prajurit dan anak-anak berlangsung hangat dan akrab.

Program TMMD selama ini identik dengan pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya. Namun, di Barurejo, sentuhan nonfisik seperti pembinaan spiritual menjadi pelengkap yang memperluas dampak sosial kegiatan tersebut.

Kehadiran prajurit sebagai pendamping belajar mengaji memberi semangat tersendiri bagi anak-anak. Selain memperoleh bimbingan membaca Al Quran, mereka juga mendapatkan teladan kedisiplinan dan kebersamaan.

Melalui TMMD ke-127, Kodim 0808/Blitar berupaya menghadirkan pembangunan yang menyentuh dua sisi sekaligus: memperbaiki sarana fisik desa dan memperkuat nilai-nilai moral masyarakat. Di Dusun Barurejo, pembangunan itu kini terasa bukan hanya pada akses infrastruktur, tetapi juga pada tumbuhnya semangat belajar dan kebersamaan di ruang-ruang ibadah warga.(*)

Editor: Sulaiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *