Satgas TMMD di Blitar Dampingi Penanganan Stunting dan Pererat Kebersamaan Ramadan dengan Warga

Diferensia138 Views

Blitar, Jawa Timur – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0808/Blitar tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur desa. Di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, para prajurit juga menjalankan berbagai program sosial dan kemasyarakatan, mulai dari pendampingan penanganan stunting hingga kegiatan keagamaan bersama warga selama bulan Ramadan.

Pendampingan stunting menjadi salah satu kegiatan nonfisik yang digelar Satgas TMMD di desa yang berada di lereng Gunung Kawi tersebut. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Krisik dan sejumlah pos pelayanan terpadu (posyandu) dengan melibatkan tenaga kesehatan serta kader setempat.

Dalam kegiatan itu, warga memperoleh tambahan asupan nutrisi bagi balita, pemeriksaan kesehatan rutin, serta penyuluhan mengenai pola asuh anak dan pentingnya pemenuhan gizi sejak masa kehamilan.

“Pendampingan ini bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga memberikan pemahaman kepada warga tentang pentingnya gizi seimbang sejak masa kehamilan hingga masa balita,” ujar salah satu perwakilan Satgas TMMD saat meninjau kegiatan di Desa Krisik, Minggu (8/3/2026).

Program TMMD ke-127 di Kabupaten Blitar sendiri resmi dibuka pada 10 Februari 2026. Selain pembangunan fisik desa, kegiatan nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, pendidikan keluarga, dan penguatan kapasitas masyarakat juga menjadi prioritas.

Di bidang pembangunan, Satgas TMMD mengerjakan sejumlah proyek infrastruktur, antara lain renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), serta pemasangan berem jalan untuk meningkatkan keselamatan transportasi warga.

Kegiatan sosial kemasyarakatan juga digelar, seperti pasar murah, donor darah, sunatan massal, serta layanan pengobatan gratis bagi masyarakat.

Selain itu, berbagai penyuluhan turut dilaksanakan, antara lain mengenai keluarga berencana (KB), mitigasi bencana, serta penguatan wawasan kebangsaan bagi pelajar di sekolah-sekolah sekitar desa.

Di tengah rangkaian kegiatan tersebut, momentum bulan Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat. Pada Sabtu (7/3/2026) malam, personel Satgas TMMD menggelar buka puasa bersama dan melaksanakan salat tarawih berjamaah dengan pengurus Ansor Ranting Krisik di Masjid Al-Falah.

Suasana kebersamaan terasa hangat ketika para prajurit membaur dengan jamaah masjid, yang sebagian besar merupakan warga desa dan anggota organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama tersebut.

Ketua Ansor Ranting Krisik, Guntoro, mengapresiasi kehadiran para prajurit yang dinilai tidak hanya membantu pembangunan desa, tetapi juga ikut menghidupkan suasana Ramadan di tengah masyarakat.

“Kami merasa bangga dan bersyukur Masjid Al-Falah menjadi tempat berkumpulnya TNI dan masyarakat. Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga benar-benar menghidupkan suasana Ramadan di kampung kami,” kata Guntoro seusai salat tarawih.

Menurut dia, kebersamaan tersebut juga memberi motivasi bagi para pemuda desa untuk terus menjaga semangat gotong royong. Kehadiran TNI di tengah masyarakat, kata dia, turut menumbuhkan rasa aman dan kedekatan emosional.

Sementara itu, perwakilan Satgas TMMD menyatakan kegiatan keagamaan bersama warga menjadi bagian penting dalam menjaga semangat prajurit selama menjalankan tugas di lapangan.

“Meskipun seharian bekerja di lokasi pembangunan, para personel tetap antusias mengikuti rangkaian ibadah bersama masyarakat,” ujarnya.

Program TMMD ke-127 di Desa Krisik dijadwalkan berlangsung hingga 11 Maret 2026. Melalui perpaduan pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial kemasyarakatan, program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan warga desa sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.(*)

Editor: Sulaiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *