Yonif 700 Raider Tegaskan Tidak Terlibat dalam Kericuhan Aksi di Kampus UMI

Diferensia32 Views

Makassar, Sulawesi Selatan – Batalyon Infanteri (Yonif) 700 Raider menegaskan tidak ada keterlibatan personelnya dalam aksi demonstrasi yang berujung ricuh di kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), Jumat (24/4/2026) malam.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan adanya anggota TNI dari satuan itu berada di lokasi kejadian. Informasi tersebut dengan cepat menyebar dan memicu beragam respons publik.

Perwakilan intelijen Yonif 700 Raider, Sabtu (25/4/2026) malam, memastikan bahwa tidak satu pun personel mereka berada di area kampus saat peristiwa berlangsung.

“Tidak ada anggota Yonif 700 Raider di lokasi sebagaimana yang beredar di media sosial. Informasi itu tidak benar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dua pria yang dalam sejumlah unggahan video disebut sebagai anggota Yonif 700 Raider dipastikan bukan bagian dari satuan tersebut. Berdasarkan penelusuran internal, keduanya merupakan warga sipil.

“Dua orang itu bukan anggota kami. Mereka masyarakat sipil. Bahkan, berdasarkan informasi yang kami terima, sempat ada upaya untuk mengarahkan mereka mengaku sebagai anggota Yonif 700 Raider, namun hal itu tidak mereka akui,” katanya.

Yonif 700 Raider juga menyayangkan beredarnya informasi yang dinilai tidak akurat di ruang digital, baik melalui media sosial maupun sejumlah media daring. Menurut pihak satuan, informasi yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta merugikan institusi.

“Kami menegaskan kembali, tidak ada keterlibatan anggota Yonif 700 Raider dalam kejadian tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, situasi di lingkungan kampus UMI pascaaksi dilaporkan berangsur kondusif. Pihak berwenang masih melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam kericuhan tersebut.(*)

(Johannes/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *