RS Universitas Airlangga Perkuat Layanan Jantung lewat Peluncuran Cath Lab

Kesehatan42 Views

Surabaya, Jawa Timur – Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit pendidikan dengan mengembangkan layanan kesehatan berbasis teknologi mutakhir. Terbaru, RSUA meresmikan layanan Catheterization Laboratory (Cath Lab) untuk penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah, Rabu (28/1/2026).

Peresmian Cath Lab yang berlokasi di Lantai 1 Gedung Grha Trimed RSUA itu dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Airlangga, Prof Dr Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin.

Muhammad Madyan menegaskan, penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Kehadiran Cath Lab di RSUA diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan jantung yang berkualitas.

“Ke depan, kami berkomitmen menghadirkan teknologi medis yang optimal, berkualitas, dan tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Madyan.

Ia menambahkan, Cath Lab juga akan memperkuat posisi RSUA sebagai bagian dari ekosistem riset dan pendidikan kedokteran. Fasilitas ini menjadi sarana pembelajaran bagi calon dokter spesialis dan subspesialis agar mampu menguasai teknologi kedokteran terkini dan mengaplikasikannya di berbagai daerah di Indonesia.

“Rawatlah fasilitas ini dengan baik, dan yang terpenting, rawatlah setiap pasien dengan hati. Jadikan teknologi ini sebagai sarana menyelamatkan lebih banyak nyawa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Madyan.

Tingkatkan Layanan Kardiovaskular

Direktur RSUA, Dr dr Muhammad Ardian Cahya Laksana, SpOG, Subsp Obginsos, M.Kes, mengatakan peluncuran Cath Lab merupakan bagian dari komitmen RSUA untuk meningkatkan kapasitas dan mutu pelayanan, khususnya pada layanan kardiovaskular, neurologi, serta bedah toraks kardiovaskular.

Menurut Ardian, ruang Cath Lab di Gedung Grha Trimed mulai beroperasi sejak 5 hingga 27 Januari 2026 dan telah melayani 46 tindakan medis. Capaian tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan layanan intervensi sekaligus menjadi indikator awal kehadiran Cath Lab dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Layanan Cath Lab RSUA melibatkan operator dari bidang kardiologi, neurologi, dan bedah toraks kardiovaskular,” ujarnya.

RSUA, lanjut Ardian, juga tengah mengajukan penambahan operator dari bidang bedah saraf dan kardiologi pediatrik. Dengan demikian, ke depan diharapkan tersedia lima operator yang mampu memberikan pelayanan komprehensif, mulai dari kasus dewasa hingga pediatrik, serta dari tindakan elektif hingga kasus kompleks.

Keunggulan Cath Lab RSUA terletak pada teknologi yang digunakan. Fasilitas ini dilengkapi detektor berukuran besar dengan resolusi gambar lebih optimal, paparan radiasi yang lebih minimal, serta dukungan teknologi 3D, 4D, dan Dyna CT Scan.

“Teknologi ini tidak hanya meningkatkan mutu pelayanan klinis, tetapi juga memperkuat peran RSUA sebagai rumah sakit pendidikan dan pusat pengembangan ilmu pengetahuan,” kata Ardian.

Ia berharap kehadiran Cath Lab dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap RSUA sebagai rumah sakit pendidikan yang unggul dengan layanan berorientasi pada kemanusiaan.(*)

(Khefti/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *