
Boyolali, Jawa Tengah – Primer Koperasi Kartika D-04 Boyolali memasuki babak baru kepengurusan setelah menggelar Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) di Aula Makodim 0724/Boyolali, Jalan Pandanaran, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Senin (13/7/2026). Dalam forum tersebut, Letda Inf Tri Atmoko terpilih sebagai Ketua Primer Koperasi Kartika D-04 Boyolali menggantikan Kapten Arh Iswadi Yusuf yang mendapat penugasan baru di Yon TP 454/SPD.
RALB dipimpin Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin sebagai tindak lanjut pergantian kepengurusan sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) koperasi. Mekanisme rapat anggota ditempuh untuk memastikan proses regenerasi berlangsung secara demokratis sekaligus menjaga kesinambungan organisasi.
Dalam sambutannya, Letkol Gunawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota yang selama ini berkontribusi terhadap perkembangan koperasi. Menurut dia, sinergi yang telah terbangun perlu terus diperkuat agar koperasi mampu berkembang menjadi badan usaha yang sehat, profesional, dan memberi manfaat nyata bagi seluruh anggota.
“Kami berharap semangat kebersamaan dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus dipertahankan sehingga koperasi semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” ujar Gunawan.
Ia menegaskan, kepengurusan baru memikul tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan anggota melalui tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Pengurus juga didorong menghadirkan berbagai inovasi usaha agar koperasi memiliki daya saing dan mampu menjawab kebutuhan anggota.
Gunawan mengajak seluruh anggota berpartisipasi aktif memberikan masukan serta mengawasi jalannya organisasi sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola koperasi.
Melalui proses pemilihan yang berlangsung secara demokratis, Letda Inf Tri Atmoko, yang sehari-hari menjabat sebagai Perwira Seksi Sandi Kodim 0724/Boyolali, dipercaya memimpin Primer Koperasi Kartika D-04 Boyolali.
Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat profesionalisme pengelolaan koperasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan dan kesejahteraan seluruh anggotanya.(*)
(Agus Kemplu/Sulaiman)













