
Surakarta, Jawa Tengah – Kodim 0735/Surakarta menuntaskan pelaksanaan Karya Bakti Daerah (KBD) Tahap I dan II Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Panularan, Kecamatan Laweyan, serta Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta. Program yang dikerjakan bersama Pemerintah Kota Surakarta itu berfokus pada perbaikan drainase dan penataan lingkungan di kawasan permukiman warga.
Penutupan program digelar di Gedung Kusuma Sari, Gajahan, Pasar Kliwon, Rabu (24/6/2026). Seluruh sasaran fisik KBD dinyatakan telah selesai dikerjakan.
Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman mengatakan, KBD merupakan program lintas sektoral yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui pembangunan yang berangkat dari persoalan di lapangan.
Penetapan sasaran program, menurut Arief, dilakukan melalui survei dan koordinasi antara Kodim, Pemerintah Kota Surakarta, serta instansi terkait. Pendekatan tersebut diharapkan memastikan pembangunan dapat menjawab kebutuhan warga, terutama di kawasan perkotaan.
”Karya bakti daerah ini membuktikan bahwa masyarakat dan aparat dapat bersinergi dalam pembangunan, baik fisik maupun nonfisik. Semangat gotong royong perlu terus dijaga untuk mempercepat penyelesaian persoalan masyarakat,” kata Arief.
Pada KBD Tahap I di Kelurahan Panularan, kegiatan dipusatkan pada perbaikan saluran air di sepanjang Jalan Kyai Siroj. Saluran tersebut sebelumnya mengalami kerusakan dan sedimentasi yang mengurangi kapasitas aliran air sehingga berpotensi memicu genangan ketika hujan dengan intensitas tinggi turun.
Sementara itu, KBD Tahap II di Kelurahan Gajahan diarahkan pada perbaikan saluran air serta penataan lingkungan melalui pemasangan paving di kawasan Jalan Reksoniten. Perbaikan itu diharapkan memperlancar aliran air dan meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
Arief mengatakan, pembangunan drainase di dua kelurahan tersebut diharapkan dapat membantu meminimalkan risiko banjir dan genangan pada musim penghujan. Infrastruktur yang lebih baik juga diharapkan mendukung kegiatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat setempat.
Selain sasaran fisik, KBD Tahap I dan II juga diisi kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, keamanan dan ketertiban masyarakat, nilai-nilai Pancasila, serta pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Warga juga memperoleh penyuluhan mengenai keluarga berencana, posyandu, pencegahan stunting, mitigasi bencana banjir dan kebakaran, serta administrasi kependudukan. Dalam rangkaian kegiatan itu, panitia turut menyalurkan bantuan bahan pokok kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi KBD.
Penutupan KBD dihadiri antara lain oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Surakarta Purwanti, jajaran kepolisian, para lurah, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya.(*)
(Arda72/Sulaiman)












