
Blitar, Jawa Timur – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Banggle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, resmi dimulai, Senin (30/3/2026). Proyek ini diharapkan memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka akses yang lebih aman bagi aktivitas sehari-hari, terutama bagi pelajar dan masyarakat setempat.
Peresmian ditandai dengan peletakan batu pertama yang terhubung melalui video conference bersama jajaran TNI Angkatan Darat. Kegiatan tersebut dipimpin Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan diikuti sekitar 30 peserta di lokasi pembangunan.
Sejumlah pejabat daerah turut hadir, antara lain perwakilan Kodim 0808/Blitar, Kejaksaan Kabupaten Blitar, Dinas PUPR, unsur kepolisian, serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Kanigoro. Kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat juga ikut menyaksikan dimulainya proyek tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan prosesi peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan. Kegiatan kemudian diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada warga, pemotongan tumpeng, serta doa bersama.
Dalam sambutannya, Rudy Saladin menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program karya bakti TNI AD yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah. Program ini bertujuan memperkuat infrastruktur dasar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ia mencontohkan, pembangunan serupa juga dilakukan di Surabaya dengan panjang jembatan sekitar 32,8 meter dan pelebaran 1,2 meter, yang ditargetkan rampung dalam dua hingga tiga bulan.
Secara keseluruhan, terdapat 18 komando distrik militer (Kodim) di wilayah Jawa Timur yang terlibat dalam program pembangunan Jembatan Garuda, antara lain di Surabaya, Tulungagung, Blitar, Ponorogo, Banyuwangi, dan Sumenep. Hingga kini, sedikitnya 68 titik pembangunan jembatan telah terdata dan diharapkan dapat segera direalisasikan.
Kasdim 0808/Blitar Mayor Inf Imam Suyoso menyatakan, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses transportasi warga Desa Banggle dan sekitarnya. Selain itu, jembatan ini juga dinilai penting untuk menunjang aktivitas pendidikan anak-anak yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
“Dengan adanya jembatan ini, mobilitas warga akan lebih lancar dan aman,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Garuda di Banggle menjadi salah satu upaya memperkuat konektivitas wilayah pedesaan, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah.(*)
Editor: Sulaiman











