Blitar, Jawa Timur – Seragam loreng yang biasa identik dengan tugas-tugas pertahanan tampak menyatu dengan lumpur sawah di Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Senin (11/5/2026). Di antara para petani yang sibuk menanam bibit padi, Babinsa Kelurahan Rembang, Sertu Yakobus M, ikut turun ke petakan sawah untuk membantu proses tanam.
Kegiatan itu berlangsung di lahan milik Surani, anggota Kelompok Tani Sumber Pangan Dua, di Jalan Palem, RT 01 RW 04, Kelurahan Rembang. Bersama para petani, Yakobus menata bibit padi satu per satu agar penanaman berjalan sesuai jadwal musim tanam.
Kehadiran aparat TNI di tengah sawah memperlihatkan bahwa upaya menjaga ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab petani, tetapi juga melibatkan dukungan berbagai pihak, termasuk aparat kewilayahan.
Yakobus mengatakan, pendampingan kepada petani merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang dijalankan Babinsa di tingkat kelurahan. Melalui kegiatan itu, ia dapat memantau perkembangan pertanian sekaligus mendengar langsung persoalan yang dihadapi petani.
“Kami ingin memastikan petani merasa didampingi. Dengan turun langsung ke sawah, kami dapat mengetahui kendala di lapangan sekaligus memberi semangat agar produksi pangan tetap terjaga,” ujarnya.
Bagi Surani, kehadiran Babinsa bukan sekadar bantuan tenaga. Kehadiran aparat di tengah proses tanam juga memberi dorongan moral bagi petani yang setiap musim harus menghadapi tantangan, mulai dari pengairan hingga biaya produksi.
“Kalau ada Babinsa yang ikut membantu, kami merasa lebih bersemangat. Kami berharap pendampingan seperti ini terus berlanjut, termasuk untuk membantu mencari solusi persoalan pengairan dan pemupukan,” katanya.
Komandan Koramil 0808/20 Sananwetan menegaskan, keterlibatan Babinsa dalam sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan nasional. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan agar petani tetap produktif dan lahan pertanian di wilayah perkotaan dapat terus dimanfaatkan secara optimal.
Di tengah semakin terbatasnya lahan pertanian di kawasan kota, pemandangan Sertu Yakobus menanam padi bersama petani menjadi simbol bahwa ketahanan pangan dibangun melalui kerja sama. Dari sawah-sawah kecil di Rembang, harapan akan ketersediaan pangan tumbuh bersama semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.(*)
Editor: Sulaiman








