
Madiun, Jawa Timur – Semangat gotong royong antara prajurit TNI dan warga menjadi penopang utama percepatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Korem 081/Dhirotsaha Jaya.
Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 081/DSJ Mayor Inf Ismail menyebutkan, sinergi yang terbangun selama proses pengerjaan tidak hanya mempercepat penyelesaian proyek, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Gotong royong menjadi kekuatan utama dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah kami,” ujar Ismail dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).
Menurut dia, keterlibatan warga terlihat nyata di berbagai lini pekerjaan. Mulai dari membantu distribusi material, pengerjaan konstruksi, hingga penyediaan konsumsi bagi personel di lapangan. Partisipasi tersebut mencerminkan kuatnya budaya kebersamaan yang masih terjaga di tengah masyarakat.
Ismail menilai, kondisi itu merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. “Kalau kita bersatu dan saling bahu-membahu, berbagai kendala di lapangan dapat diatasi bersama,” katanya.
Ia menambahkan, program Jembatan Perintis Garuda merupakan inisiatif pemerintah yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan konektivitas wilayah, terutama di daerah dengan keterbatasan akses akibat kondisi geografis.
Menurut Ismail, keberadaan jembatan tersebut mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain mempermudah mobilitas, infrastruktur itu juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat.
“Bukan hanya memperlancar transportasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.(*)
(Arwang/Sulaiman)








