
Maybrat, Papua Barat Daya – Semangat kemerdekaan dan kebersamaan mewarnai Distrik Mare, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Pemerintah Distrik Mare bersama Pos Suswa Yonif 764/IB menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat dari sembilan kampung, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ibu Distrik Mare Opice Yuliana Nauw bersama Danpos Suswa Letda Inf Dimas Aufan. Turut hadir Ketua Panitia Obertus Yekwam, Sekretaris Panitia Bernadus Bame, para kepala kampung atau perwakilannya, tokoh pemuda, serta masyarakat Distrik Mare.
Beragam perlombaan digelar untuk memeriahkan momentum kemerdekaan, mulai dari bola gawang mini, bola voli, ludo, gaple, balap karung, tarik tambang hingga lomba gigit sendok.
Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan dimulai. Anak-anak, pemuda hingga orang dewasa ikut ambil bagian dalam pesta rakyat tersebut. Tidak sekadar menghadirkan hiburan, kegiatan itu menjadi ruang perjumpaan warga dari sembilan kampung untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan.
Ibu Distrik Mare Opice Yuliana Nauw mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat ikatan sosial masyarakat.
“Kegiatan ini adalah awal dari sebuah langkah positif untuk ke depannya. Jangan pernah melihat dari nilai hadiah yang didapatkan, tetapi lihatlah rasa kebersamaan, kehangatan, serta kesempatan untuk saling bersilaturahmi antar seluruh lapisan masyarakat dari sembilan kampung,” ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (8/8/2026).
Menurut Opice, kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah distrik, masyarakat dan TNI dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis di Distrik Mare.
“Yang tidak kalah penting, ini menjadi wujud nyata sinergi dan kemanunggalan kita bersama TNI,” katanya.
Sementara itu, Danpos Suswa Letda Inf Dimas Aufan menilai tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan kuatnya semangat warga Mare dalam menyambut HUT ke-81 RI.
Menurutnya, hadiah bukan menjadi tujuan utama dalam setiap perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana menanamkan sportivitas, semangat juang, kekeluargaan, nasionalisme, sekaligus rasa memiliki terhadap Distrik Mare.
“Yang terpenting bukan besar kecilnya hadiah, tetapi semangat kebersamaan, sportivitas dan perjuangan yang tumbuh dari kegiatan ini,” ujar Dimas.
Dukungan terhadap pembinaan generasi muda juga menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Ketua Panitia Obertus Yekwam dan Sekretaris Panitia Bernadus Bame mengatakan, perlombaan sengaja dirancang sebagai wadah kegiatan positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Pertandingan dan perlombaan ini menjadi wadah kegiatan positif bagi para pemuda di Distrik Mare. Kami berharap ajang ini dapat menjadi sarana pembibitan bakat-bakat muda sekaligus menumbuhkan semangat berprestasi di bidang olahraga maupun kemasyarakatan,” ujar Obertus.
Para tokoh pemuda Distrik Mare juga turut mengambil peran dalam pelaksanaan kegiatan. Mereka menjadi penggerak di lapangan sekaligus membantu memastikan seluruh rangkaian perlombaan berjalan tertib, aman dan meriah.
Sinergi antara TNI, pemerintah distrik, tokoh pemuda dan masyarakat tersebut menjadi gambaran nyata semangat gotong royong dalam menyambut kemerdekaan.
Melalui kegiatan tersebut, peringatan HUT ke-81 RI di Distrik Mare diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan perlombaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persaudaraan, menjaga kedamaian dan membangun rasa memiliki terhadap tanah Mare.(*)
(Johannes/Sulaiman)







