Empat Kali Mendaftar, Akhirnya Anak Kuli Bangunan Ini Dilantik Pangdam V/Brawijaya Jadi Prajurit TNI AD

All Berita258 Views
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, MA saat memimpin Upacara Penyumpahan dan Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2022 di Lapangan Candradimuka, Secata Rindam V/Brawijaya, Magetan, Jumat (14/4/2023). (foto: pendam v/brw)

MAGETAN – Pendidikan pertama Tamtama TNI AD Gelombang II Tahun 2022 secara resmi dinyatakan ditutup di Secata Rindam V/Brawijaya dengan sejumlah siswa. Maka tuntaslah mereka menjalani pendidikan yang dilaksanakan selama 5 bulan dan dinyatakan lulus untuk kemudian dilantik menjadi prajurit TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua (Prada).

Prosesi penutupan pendidikan ditandai dengan pernyataan ditutupnya pendidikan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., selaku Inspektur Upacara, pada Jumat (14/4/2023).

Dilanjutkan dengan penanggalan tanda siswa sekaligus penyematan tanda pangkat Prada, penyerahan ijazah serta pengangkatan sumpah sebagai Prajurit TNI AD sesuai agama masing-masing. Lulusan Dikmata ini selanjutnya akan mengikuti pendidikan tahap II sesuai kecabangannya masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya langsung memimpin Upacara Penyumpahan dan Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang II TA 2023 di Lapangan Candradimuka, Secata Rindam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya mengucapkan selamat kepada seluruh mantan peserta ataupun siswa Dikmata, yang telah berhasil melaksanakan dan menyelesaikan pendidikan ini dengan baik.

“Perlu dipahami bahwa, sebagai prajurit kalian berperan penting dalam mendukung tugas satuan, miliki rasa bangga menjadi bagian dari prajurit TNI AD, dengan merubah sikap, pola pikir, dan pola tindak sebagai prajurit yang bisa dibanggakan, baik di lingkungan keluarga, di lingkungan masyarakat, dan bagi TNI AD dan maupun bagi NKRI,” jelas Pangdam.

Dirinya juga berharap kepada siswa agar ilmu dan keterampilan yang telah dapatkan selama mengikuti Pendidikan di Secata Rindam V Brawijaya dapat dijadikan sebagai bekal selanjutnya dalam menempuh Pendidikan kejuruan sesuai dengan kecabangan masing-masing.

“Pendidikan kecabangan pada dasarnya bertujuan untuk membekali kalian, agar siap bertugas sebagai prajurit yang terlatih dan professional di jajaran TNI Angkatan darat yang tersebar di seluruh wilayah tanah air,” pungkasnya.

Anak Kuli Bangunan Dilantik Jadi Prada

Bagus Alief Kurniawan, salah satu siswa yang dilantik adalah seorang anak yang bapaknya adalah pekerjaanya sehari-hari berprofesi seorang kuli bangunan. Ditemui secara terpisah, Alief menyatakan sangat bangga karena sudah 4 kali mendaftar akhirnya berhasil menjadi seorang prajurit TNI AD berpangkat Prada.

“Saya dengan susah payah harus bolak-balik mendaftar. Tapi saya tidak pernah menyerah walaupun bapak saya seorang kuli bangunan tetap tidak mengendorkan niat saya untuk terus mendaftar dan sekarang membuahkan hasil menjadi seorang anggota TNI,” ujar Alief.

Untuk diketahui, Bagus Alief Kurniawan merupakan putra dari pasangan Bapak Sugiyono dan Ibu Naning Sulatik. Prajurit pantang menyerah dan selalu gigih dalam berupaya ini merupakan warga Dusun Kalongan, Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.

(rils/tom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *