
Wonogiri, Jawa Tengah – Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0728/Wonogiri tidak hanya terlatih di medan tempur. Di lokasi pembangunan desa, mereka juga menunjukkan keterampilan lain, mulai dari mengolah kayu hingga merakit konstruksi rumah bagi warga.
Salah satu di antaranya Serka Suranto, anggota satgas TMMD yang sebelumnya pernah berdinas di Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Dengan menggunakan mesin serut kayu, ia tampak telaten meratakan permukaan balok kayu yang akan digunakan sebagai rangka atap rumah.
Pekerjaan itu dilakukan dalam pembangunan sasaran fisik rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Jumat (6/3/2026). “Dalam pembangunan ini yang dibutuhkan adalah kualitas dan kerapian karena rumah ini akan ditempati masyarakat,” kata Suranto.
Menurut dia, proses pengerjaan rangka atap membutuhkan ketelitian dan ketepatan agar kayu yang digunakan benar-benar rata dan kuat saat dipasang.
Di lokasi TMMD tersebut, para prajurit tidak hanya bertugas membantu pembangunan jalan desa, tetapi juga terlibat langsung dalam renovasi rumah warga. Mereka mengerjakan berbagai pekerjaan teknis seperti memotong kayu, merakit rangka atap, hingga pekerjaan konstruksi lainnya.
Komandan SSK TMMD ke-127, Letda Arh Vicky, mengatakan anggota satgas TMMD terbiasa bekerja secara gotong royong bersama masyarakat dalam berbagai pekerjaan pembangunan desa. “Sebagian besar pekerjaan yang berkaitan dengan pembangunan bisa dilakukan anggota satgas. Mereka bekerja bersama warga agar pembangunan bisa selesai tepat waktu,” ujarnya.
Kehadiran prajurit dalam kegiatan pembangunan tersebut tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat di desa.(*)
(Agus Kemplu/Sulaiman)











