
Tambrauw, Papua Barat – Di tengah tugas menjaga wilayah perbatasan RI-Papua Nugini, prajurit Satgas Yonif 763/SBA meluangkan waktu menyapa siswa SD YPPK Ases Fef di Distrik Fef, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, Senin (23/3/2026). Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya menumbuhkan semangat belajar sekaligus menghadirkan rasa aman di lingkungan sekolah.
Kehadiran personel Pos Fef disambut antusias oleh para siswa dan guru. Dalam suasana akrab, para prajurit berinteraksi langsung dengan siswa, berbagi motivasi, serta menanamkan nilai kedisiplinan dan cinta tanah air.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan teritorial yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga menyentuh kehidupan sosial masyarakat, termasuk dunia pendidikan di wilayah perbatasan.
Wakil Komandan Satgas Yonif 763/SBA, Mayor Untung Budi Wahyono, mengatakan bahwa kehadiran prajurit di sekolah diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus dorongan semangat bagi para siswa.
“Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga ingin menjadi bagian dari masyarakat, termasuk mendukung pendidikan anak-anak di perbatasan,” ujarnya.
Menurut dia, suasana aman dan nyaman di lingkungan sekolah menjadi faktor penting agar proses belajar mengajar dapat berlangsung optimal.
Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Kehadiran prajurit tidak hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga memberikan pengalaman baru yang membekas bagi mereka.
Pihak SD YPPK Ases Fef menyampaikan apresiasi atas perhatian Satgas Yonif 763/SBA. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung proses pendidikan sekaligus memperkuat rasa aman di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin erat antara aparat dan masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan di wilayah perbatasan. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda yang cerdas, disiplin, dan berkarakter.(*)
(Johannes/Sulaiman)










