Beri Motivasi Ratusan Menwa, Pangdam V/Brawijaya: Ketidakpastian Membuat Tiap Negara Harus Siap Dengan Kondisi Menghadapi Perang!

Kodam190 Views
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., saat memberikan motivasi kepada Menwa seluruh Indonesia yang akan berlomba dalam lomba ketangkasan Menwa di Rindam V/Brawijaya, Kota Malang, Kamis (23/11/2023) malam. (foto: pendam v/brw)

MALANG – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., memberikan motivasi kepada Menwa seluruh Indonesia yang akan berlomba dalam lomba ketangkasan Menwa di Resimen Induk Kodam (Rindam) V/Brawijaya yang berlokasi di Markas Komando Rindam V/Brawijaya berada di Jl. Suropati No. 1, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Menurut Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., Menwa sejatinya adalah kegiatan mahasiswa yang bersifat intra kampus sebagai wadah kegiatan ekstrakurikuler plus. Hal tersebut, terkait dengan posisinya sebagai wujud peran serta mahasiswa dalam upaya bela negara.

“Menwa yang juga dibekali kemampuan dasar kemiliteran adalah komponen pendukung pertahanan negara yang disiapkan untuk dapat sewaktu-waktu dimobilisasi sebagai komponen cadangan,” ujar Mayjen Farid pada media ini, Kamis (23/11/2023) malam.

Mayjen Farid mengatakan bahwa doktrin perang semesta yang dianut oleh Indonesia mengharuskan setiap komponen bangsa untuk bersiap dikerahkan dalam keadaan perang bersama TNI. Situasi saat ini yang dipenuhi dengan ketidakpastian membuat setiap negara harus bersiap dengan kondisi untuk menghadapi perang. Pun di Indonesia, setiap elemen masyarakat harus siap bila di masa mendatang terjadi perang.

“Kita kan tidak pernah menyangka akan terjadi misal perang Ukraina dengan Rusia. Atau yang terbaru Israel dengan Palestina. Semua persenjataan canggih digunakan. Tetapi pertempuran terakhir tetaplah harus dilakukan dengan pertempuran darat. Utamanya di negara kita, perang gerilya merupakan pilihan utama. Namun perang gerilya kita saat ini berbeda dengan perang gerilya di masa kemerdekaan dulu, dimana tentara dan rakyat bahu membahu bertempur bersama. Gerilya dalam doktrin kita saat ini diartikan setiap orang harus bisa berperan serta membantu apabila terjadi perang sesuai dengan bidangnya masing-masing. Pada poin inilah Menwa dapat mengambil peran sebagai komponen pendukung untuk membantu TNI sesuai dengan keahlian mereka masing-masing. Yang jago IT, ahli logistik dan lain sebagainya, bisa memerankan dirinya untuk membantu perlawanan tentara menghadapi agresor,” papar jenderal bintang dua asal Madura itu.

Apalagi menurut Mayjen Farid, inisiasi Lomba Ketangkasan Menwa tingkat nasional ini diselenggarakan dalam rangka merayakan momen Hari Pahlawan yang jatuh di bulan November ini.

“Jika pengelolaan Menwa bisa diperbaiki maka di dalamnya mahasiswa bisa belajar mengenai bagaimana cara berorganisasi, belajar bagaimana leadership atau kepemimpinan itu dan sekaligus belajar mengelola diri sendiri sehingga apa dan bagaimana peran Menwa ke depannya melalui ajang ini,” tukasnya.

Karena itu, dalam kesempatan kunjungan kerja inilah, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. memberikan arahan sekaligus menggugah kesadaran Menwa agar mampu mengeluarkan ide dan kemampuan terbaiknya untuk Menwa lebih baik ke depannya serta peran dan kontribusinya pada bangsa dan negara.

Untuk diketahui, saat ini, pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara memiliki payung hukum yaitu UU 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (UU PSDN). Dalam UU itu, Menwa dikelompokkan sebagai Komponen Pendukung Pertahanan. Dalam kondisi menghadapi ancaman militer dan hibrida, harus siap dimobilisasi dengan status Komponen Cadangan.

“Saya sepakat bahwa Menwa harus dikelola dan dibina dengan serius agar tak salah arah. Tapi Menwa jelas bukan ormas. Dia unit kegiatan mahasiswa intra kampus. Karena itu, saya biarkan mereka agar mau dan bisa mengeluarkan pendapat dan gagasan mereka sendiri sebagai Menwa dalam ajang ini, mau diapakan dan mau dibawa kemana Menwa ini sebagai wadah bersilaturahmi antar resimen mahasiswa dari seluruh Indonesia sehingga mereka akhirnya dapat berperan maksimal untuk bangsa dan negara,” tandas Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., mengakhiri keterangannya.

(rafel/tom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *