Wakil Panglima TNI Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP di Blitar

Ekonomi16 Views

Blitar, – Wakil Panglima TNI Letnan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita memimpin rapat lanjutan evaluasi percepatan pembangunan Kawasan Desa/Kampung Mandiri Pangan (KDKMP) melalui konferensi video (vidcon) dari lokasi KDKMP di Jalan Belawan, Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, hari ini, Selasa (20/1/2026).

Rapat evaluasi ini bertujuan memastikan pembangunan KDKMP berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa, baik selama proses pembangunan maupun setelah kawasan tersebut berfungsi penuh.

Vidcon tersebut diikuti sekitar 27 peserta dan dihadiri jajaran Kodim 0808/Blitar, antara lain Komandan Kodim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, Kepala Staf Kodim Mayor Inf Imam Suyoso, Pasiter Kapten Inf Suwito, Pjs Pasiops Kapten Inf Adchiyak, serta para komandan rayon militer (Danramil) di wilayah Kodim 0808/Blitar.

Dalam arahannya, Letjen TNI Tandyo Budi Revita menekankan pentingnya percepatan pembangunan KDKMP yang tetap menjunjung prinsip akuntabilitas dan profesionalisme, khususnya dalam pengelolaan anggaran negara.

Ia mengingatkan agar seluruh pejabat yang terlibat tidak menyalahgunakan kewenangan. Jika ditemukan indikasi penyimpangan anggaran, TNI tidak akan ragu mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya minta seluruh jajaran melaksanakan tugas ini secara sungguh-sungguh dan bertanggung jawab. Pembangunan KDKMP harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Tandyo.

Selain penegasan tersebut, Wakil Panglima TNI juga memberikan apresiasi kepada satuan dan pihak yang telah menunjukkan kinerja sesuai target. Ia menginstruksikan agar fungsi dan manfaat bangunan KDKMP disosialisasikan secara intensif kepada masyarakat, terutama di lokasi yang progres pembangunannya telah mencapai 90 hingga 100 persen.

Komandan Kodim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan mengatakan, vidcon ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi antar pemangku kepentingan, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan.

“Melalui evaluasi ini, kami dapat memetakan hambatan teknis maupun administratif serta menyiapkan langkah penyelesaian secara terkoordinasi, agar pembangunan KDKMP dapat diselesaikan tepat waktu dan berkelanjutan,” kata Virlani.

Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada capaian fisik dan nonfisik pembangunan, kendala pelaksanaan, serta strategi percepatan penyelesaian. Koordinasi lintas sektor diharapkan semakin solid sehingga KDKMP dapat segera dimanfaatkan sebagai penopang ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.(*)

Editor: Sulaiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *