TNI Tanam 5.000 Pohon di Trenggalek, Perkuat Langkah Menuju Nol Emisi 2045

Lingkungan49 Views

Trenggalek, Jawa Timur – Upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menekan emisi karbon terus digencarkan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Salah satunya melalui gerakan penanaman 5.000 pohon yang digelar TNI bersama lintas sektor di kawasan Gunung Secang, Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan yang diinisiasi bersama RSUD dr. Soedomo Trenggalek ini menjadi bagian dari langkah menuju target Trenggalek sebagai daerah dengan nol emisi karbon pada 2045. Penanaman pohon dilakukan di kawasan lereng yang selama ini membutuhkan penguatan tutupan vegetasi.

Sejumlah unsur terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari jajaran TNI melalui Koramil 0806/02 Pogalan, pemerintah desa, aparat keamanan, hingga masyarakat setempat. Hadir antara lain Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek dr. Saeroni, Danramil 0806/02 Pogalan Lettu Cke Suroso, Kepala Desa Pogalan Suparni, serta perwakilan Perhutani dan Dinas PKPLH Trenggalek.

Danramil 0806/02 Pogalan Lettu Suroso mengatakan, kegiatan penghijauan ini merupakan bagian dari sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan.

“Penghijauan ini tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, jenis tanaman yang dipilih adalah tanaman produktif,” ujar Suroso.

Menurut dia, pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga tanpa mengabaikan fungsi ekologis kawasan hutan.

Di lapangan, kegiatan penanaman berlangsung dengan melibatkan gotong royong antara personel TNI, instansi terkait, dan masyarakat. Medan lereng Gunung Secang yang cukup menantang tidak menyurutkan semangat peserta dalam menanam dan menata bibit pohon secara terencana.

Adapun jenis tanaman yang ditanam meliputi sukun, sirsak, bambu, bendo, kelengkeng, alpukat, jeruk purut, jambu mete, serta rumput vetiver. Selain bernilai ekonomis, tanaman tersebut juga berfungsi menjaga kestabilan tanah dan mencegah erosi.

Melalui gerakan ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan diharapkan semakin meningkat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mencapai target nol emisi karbon sekaligus menjaga keberlanjutan hutan sebagai penopang kehidupan di masa depan.(*)

(Arwang/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *