TMMD Mojosongo: TNI dan Warga Perkuat Gotong Royong, BNN Turun Edukasi Bahaya Narkoba

Surakarta, Jawa Tengah – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan ketahanan sosial masyarakat melalui edukasi bahaya narkotika dan penguatan budaya gotong royong.

Di Pendopo Kelurahan Mojosongo, Kamis (7/5/2026) malam, Satgas TMMD Kodim 0735/Surakarta bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surakarta menggelar penyuluhan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kegiatan itu dihadiri Babinsa Mojosongo Sertu Joko Widigdo, Lurah Mojosongo Katarina, serta sejumlah tokoh masyarakat dan warga.

Dalam penyuluhan tersebut, perwakilan BNN Kota Surakarta, Sanguladi dan Sutejo, mengingatkan masyarakat agar semakin waspada terhadap ancaman narkoba yang dinilai telah menyasar berbagai lapisan masyarakat.

Mereka menjelaskan, penyalahgunaan narkotika dapat memicu perubahan perilaku, gangguan kesehatan, hingga mendorong seseorang melakukan tindak kriminal demi memperoleh barang terlarang tersebut.

“Ketika sudah kecanduan, seseorang bisa melakukan tindakan pidana untuk membeli narkoba,” ujar Sutejo.

Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman selaku Dansatgas TMMD Sengkuyung Tahap II mengatakan, penyuluhan tersebut menjadi bagian penting dari sasaran nonfisik TMMD.

Menurut dia, pembangunan desa tidak cukup hanya melalui infrastruktur, tetapi juga harus disertai penguatan kesadaran masyarakat terhadap ancaman sosial yang dapat merusak generasi muda.

“Kami ingin masyarakat tetap waspada terhadap pengaruh narkoba di lingkungan sekitar. Karena itu, pemahaman mengenai dampak dan bahaya narkoba harus terus diperkuat,” kata Arief.

Ia menambahkan, keterlibatan tokoh masyarakat menjadi elemen penting dalam mencegah penyalahgunaan narkotika, terutama di kalangan remaja dan pemuda.

“Target kami adalah masyarakat, khususnya generasi muda, memahami bahaya narkoba dan mampu menjauhi penyalahgunaan maupun pergaulan bebas yang berdampak buruk bagi masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, pada Jumat (8/5/2026), semangat kebersamaan juga tampak dalam kegiatan gotong royong pengerjaan sasaran fisik TMMD di wilayah Krajan RT 02 dan RT 04 RW 01, Kelurahan Mojosongo.

Personel Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta bersama warga setempat memulai kegiatan dengan apel pagi yang dipimpin Danramil 04/Jebres Lettu Cba Bambang S. Dalam arahannya, Bambang menekankan pentingnya menjaga keharmonisan antara TNI dan masyarakat selama pelaksanaan program berlangsung.

Menurut dia, semangat kebersamaan menjadi kunci agar seluruh target pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dan memberi manfaat langsung bagi warga.

“Mari bersama-sama bergotong royong menyelesaikan sasaran TMMD tahap II ini sehingga hasilnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat Mojosongo,” kata Bambang.

Program TMMD Sengkuyung Tahap II di Mojosongo menjadi gambaran bagaimana pembangunan wilayah dilakukan tidak semata melalui pembangunan fisik, melainkan juga lewat penguatan solidaritas sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta perlindungan generasi muda dari ancaman narkotika.(*)

(Arda72/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terbaru