Surakarta, Jawa Tengah – Semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Kampung Blangkon/Makam Bergolo, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, dan warga bahu-membahu mempercepat pembangunan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
Hingga Rabu (5/8/2026), pengerjaan fisik dalam program tersebut telah mencapai sekitar 70 persen. Sejumlah pekerjaan yang dikerjakan meliputi pemasangan paving, pembuatan taman, dan bangunan prasasti.
Komandan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo mengatakan, sekitar 50 personel dikerahkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari personel Satgas TMMD, anggota organisasi kemasyarakatan, dan warga.
“Pekerjaan dilakukan bersama-sama dengan mengedepankan semangat gotong royong. Harapannya, pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Tri.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama TMMD untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan permukiman.
Selain pekerjaan fisik, TMMD juga diisi berbagai kegiatan nonfisik. Penyuluhan diberikan kepada masyarakat dengan materi yang mencakup wawasan kebangsaan dan bela negara, kesehatan lingkungan, keluarga berencana, ketahanan pangan, keagamaan, komunikasi dan informasi, pertanian, perikanan, bantuan hukum, serta administrasi.
Tri mengatakan, kegiatan nonfisik tersebut tidak kalah penting karena pembangunan wilayah tidak hanya membutuhkan infrastruktur yang memadai, tetapi juga peningkatan pengetahuan dan kapasitas masyarakat.
“Pembangunan sumber daya manusia perlu berjalan beriringan dengan pembangunan fisik,” ujarnya.
Kegiatan TMMD tetap berlangsung meskipun kondisi cuaca berubah. Cuaca cerah pada pagi hari kemudian berubah menjadi panas pada siang hari. Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat personel dan warga untuk menyelesaikan pekerjaan.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung aman dan tertib. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut.
Melalui TMMD Sengkuyung Tahap III 2026, pembangunan di tingkat kampung diharapkan tidak sekadar menghasilkan fasilitas fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
Semangat gotong royong tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pemerataan pembangunan dan memperkuat ketahanan masyarakat di Kota Surakarta.(*)
(Agus Kemplu/Sulaiman)














