Tebing Longsor di Kampak Trenggalek, TNI-Polri-BPBD Bahu-Membahu Selamatkan Rumah Warga

Lingkungan381 Views

Trenggalek, – Langit mendung belum benar-benar pergi, namun semangat gotong royong justru bersinar di tengah lumpur dan material longsor yang menimbun rumah warga di Dusun Kedungdowo, Desa Bendoagung, Kecamatan Kampak, Trenggalek. Sabtu (21/6/2025), solidaritas lintas sektor kembali diuji, dan sekali lagi, TNI, Polri, BPBD, serta warga membuktikan: mereka tak akan tinggal diam saat bencana datang.

Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari berturut-turut, tanah tebing longsor dan menimpa rumah milik Bapak Paijo di RT 37 RW 08. Beruntung, tak ada korban jiwa. Namun sebagian besar rumah tertimbun tanah dan batu, memaksa penghuni mengungsi sementara.

Mendengar kabar musibah ini, jajaran Koramil 0806-05/Kampak, Polsek Kampak, dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung bergerak cepat menuju lokasi. Mereka bergabung dalam kerja bakti darurat bersama Plt Camat Kampak, Kasi Trantib Kecamatan Kampak, KBKPH Kampak, perangkat desa, dan puluhan warga sekitar.

“Sebagai satuan teritorial, kami wajib hadir bersama rakyat, apalagi dalam kondisi darurat seperti ini,” tegas Kapten Inf Suyit, Danramil 0806-05/Kampak, yang memimpin langsung evakuasi dan pembersihan material longsor.

Di tengah guyuran gerimis dan lumpur setinggi lutut, mereka bekerja tanpa lelah mulai dari menggali, mengangkut batu dan tanah, membuka akses rumah, dan tentunya memastikan tak ada bahaya susulan. Kehadiran aparat bukan hanya soal bantuan teknis, tapi juga memberi rasa aman dan harapan bagi warga terdampak.

Kapten Suyit juga mengimbau seluruh warga yang tinggal di lereng dan tebing untuk selalu waspada, terutama saat musim penghujan dengan intensitas tinggi.

“Kalau terlihat tanda-tanda seperti retakan tanah, suara runtuhan, atau pohon yang mulai miring, segera laporkan. Pencegahan jauh lebih penting daripada penyesalan,” ujarnya.

Pemerintah Kecamatan Kampak pun berjanji untuk terus melakukan pemantauan dan pemetaan wilayah rawan bencana guna meminimalisir risiko serupa ke depan. Edukasi kesiapsiagaan kepada masyarakat juga akan digencarkan.

Aksi cepat dan kebersamaan dalam musibah ini sekali lagi mengingatkan: di tengah potensi bencana alam, solidaritas adalah kekuatan terbesar masyarakat Trenggalek.

(Arwang/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *