Syukuran Jembatan Garuda dan Perintis Garuda Jadi Penanda Konektivitas Baru di Blitar

Blitar, Jawa Timur – Syukuran pembangunan Jembatan Garuda di Desa Banggle, Kecamatan Kanigoro, serta Jembatan Perintis Garuda di Kelurahan Kedungbunder, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Jumat (22/5/2026), menjadi penanda hadirnya konektivitas baru yang diharapkan memperlancar aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.

Acara yang berlangsung sederhana dan penuh kebersamaan itu dihadiri Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), jajaran TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam syukuran tersebut mencerminkan kuatnya semangat gotong royong yang selama ini menjadi bagian penting dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Blitar.

Dalam sambutannya, Virlani mengatakan pembangunan Jembatan Garuda dan Perintis Garuda merupakan bagian dari upaya memperkuat aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di daerah.

“Dengan adanya jembatan ini, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan lancar, terutama untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun sosial warga sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan infrastruktur penghubung memiliki peran strategis dalam mempercepat pertumbuhan wilayah. Tidak hanya membuka akses transportasi, jembatan juga diharapkan mampu memperkuat hubungan antarwilayah yang sebelumnya terkendala kondisi geografis.

Menurut Virlani, hingga kini sudah terdapat lima jembatan di wilayah jajaran Kodim 0808/Blitar yang selesai dibangun dan dimanfaatkan masyarakat.

Forkopimcam yang hadir turut mengapresiasi sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam proses pembangunan kedua jembatan tersebut. Semangat kolaborasi dan kebersamaan dinilai menjadi faktor utama yang mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di tingkat desa.

Bagi masyarakat, keberadaan Jembatan Garuda dan Perintis Garuda bukan sekadar sarana penghubung antarwilayah, melainkan juga simbol harapan baru bagi meningkatnya kesejahteraan warga dan tumbuhnya aktivitas ekonomi lokal di Kabupaten Blitar.(*)

Editor: Sulaiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *