
Bogor, Jawa Barat – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0621/Kabupaten Bogor resmi ditutup, Kamis (21/5/2026), setelah seluruh target pembangunan fisik maupun nonfisik dinyatakan rampung 100%.
Penutupan program berlangsung melalui upacara di Kabupaten Bogor yang dihadiri unsur TNI, pemerintah daerah, kepolisian, hingga tokoh masyarakat. Pangdam III/Siliwangi diwakili Danrem 061/Suryakancana Thomas Rajunio.
Hadir pula Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Komandan Kodim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf. Rizal Dwijayanto selaku Komandan Satuan Tugas TMMD mengatakan, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, melainkan juga memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat.
“TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi ruang gotong royong untuk merawat kemanunggalan TNI dan rakyat. Hasil yang dicapai hari ini menjadi bukti kolaborasi bersama dalam mempercepat pembangunan wilayah,” kata Rizal.
Selama 30 hari pelaksanaan, Satgas TMMD menyelesaikan sejumlah pekerjaan utama, mulai dari pembukaan dan pengerasan jalan desa, pengaspalan penghubung antarwilayah, hingga pembangunan sarana dasar masyarakat.
Pembangunan infrastruktur itu meliputi rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), penyediaan air bersih, sumur bor, serta perbaikan sarana ibadah warga.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai program penyuluhan kepada masyarakat. Materi yang diberikan antara lain wawasan kebangsaan, kesadaran hukum, bahaya narkoba, kesehatan keluarga, serta pencegahan stunting bekerja sama dengan instansi terkait.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat mampu mempercepat pembangunan di wilayah pelosok yang selama ini sulit dijangkau.
Menurut Rudy, sinergi anggaran pemerintah daerah dengan tenaga dan pendampingan dari TNI terbukti efektif dalam membuka akses infrastruktur sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi warga desa.
Penutupan TMMD ke-128 juga ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima hasil pembangunan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor. Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian kunci rumah kepada penerima bantuan RTLH, penyaluran paket sembako bagi warga kurang mampu, serta peresmian jalan desa yang menghubungkan Desa Banyu Asih dan Tegallega.(*)
(Rudolf/Sulaiman)







