Sertijab Pejabat Utama, Pangdam Kasuari Tekankan Kesinambungan Pengabdian

Manokwari, Papua Barat – Pergantian jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat menjadi bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. Hal itu ditekankan Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru saat memimpin serah terima jabatan (sertijab) pejabat utama Kodam XVIII/Kasuari di Manokwari, Papua Barat, Kamis (13/8/2026).

Sertijab berlangsung di Aula Makodam XVIII/Kasuari, Trikora, Arfai 1, Manokwari. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan tradisi satuan dan penyegaran kepengurusan Persit Kartika Chandra Kirana PD XVIII/Kasuari.

Dalam arahannya, Christian mengatakan pergantian pejabat merupakan hal yang wajar dalam perjalanan organisasi. Namun, pergantian personel tidak boleh menghentikan roda pengabdian. (*)

“Yang berganti adalah pejabatnya, tetapi tugas pengabdian kepada satuan, masyarakat, bangsa, dan negara harus terus berjalan,” tegasnya.

Empat jabatan utama Kodam XVIII/Kasuari diserahterimakan dalam kegiatan tersebut. Jabatan Asintel Kasdam XVIII/Kasuari diserahterimakan dari Kol Inf Pio Lohitniate Nainggolan kepada Kol Inf Yusuf Saud Tanjung.

Selanjutnya, jabatan Kabekangdam XVIII/Kasuari diserahterimakan dari Kol Cba Praptomo Bayu kepada Kol Cba Tedi Rudianto. Jabatan Kabintaljarahdam XVIII/Kasuari beralih dari Kol Arh Erwin Hadi Santoso kepada Letkol Caj Awaluddin.

Sementara itu, jabatan Kainfolahtadam XVIII/Kasuari diserahterimakan dari Kol Inf Benny Lesmana kepada Letkol Cke Klif Barry Paulus Sapulette.

Kepada pejabat lama, Pangdam menyampaikan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras selama menjalankan tugas di Kodam XVIII/Kasuari.

Adapun kepada pejabat baru, Christian berpesan agar kepercayaan yang diberikan negara dijawab dengan kerja nyata. Para pejabat diminta memahami tugas dan tanggung jawab, mengenali personel yang dipimpin, serta hadir di tengah prajurit untuk mendengar sekaligus membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi.

Menurut Pangdam, kepemimpinan tidak cukup hanya dijalankan dari balik meja. Kehadiran pimpinan di tengah anggota diperlukan untuk mengetahui kondisi satuan secara langsung sekaligus membangun komunikasi yang kuat.

Selain sertijab pejabat utama, kegiatan juga diisi dengan penyegaran kepengurusan Persit Kartika Chandra Kirana PD XVIII/Kasuari. Penyegaran tersebut menjadi bagian dari kesinambungan peran Persit dalam mendukung tugas dan pengabdian keluarga besar TNI AD.

Melalui sertijab dan tradisi satuan tersebut, Kodam XVIII/Kasuari menegaskan pentingnya regenerasi kepemimpinan yang tetap menjaga kesinambungan tugas. Momentum itu diharapkan turut memperkuat kebersamaan, soliditas, dan kesiapan keluarga besar Kodam XVIII/Kasuari dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.(*)

(Jhonni/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *