Sentuh 97,5% Jembatan Bawoni Bantuan Presiden Prabowo Segera Hubungkan Nias Utara-Nias Barat

Nias Utara, Sumatera Utara – Pembangunan Jembatan Modular Sungai Bawoni di Desa Gunung Tua, Kecamatan Tugala Oyo, Kabupaten Nias Utara, memasuki tahap akhir. Menurut keterangan Pendam I/BB melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (14/7/2026) malam, progres jembatan bantuan Presiden Prabowo Subianto yang dibangun melalui Program Bakti TNI untuk Rakyat itu telah mencapai 97,5%.

Personel TNI kini menuntaskan sejumlah pekerjaan konstruksi sebelum jembatan siap difungsikan masyarakat. Setiap tahapan dikerjakan secara cermat dengan mengacu pada standar teknis untuk memastikan kekuatan, kualitas, dan keamanan konstruksi.

Jembatan modular sepanjang 24 meter tersebut akan membuka konektivitas antara Kecamatan Tugala Oyo di Kabupaten Nias Utara dan Kecamatan Moro’o di Kabupaten Nias Barat.

Keberadaan jembatan ini dinilai strategis bagi masyarakat di kedua wilayah. Selama ini, keterbatasan akses penyeberangan menjadi salah satu kendala mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Saat jembatan mulai difungsikan, distribusi hasil pertanian diharapkan menjadi lebih cepat. Akses masyarakat menuju sekolah, fasilitas kesehatan, dan pusat perekonomian juga semakin mudah.

Sebanyak 38 personel TNI diterjunkan untuk mempercepat pembangunan jembatan. Mereka berasal dari Koramil 07/Alasa Kodim 0213/Nias, Yon TP 905/Tuan Syah, Yon TP 906/Sanalenggam, Yon TP 908/Gajah Dompak, dan Yonzipur 1/DD.

Dengan dukungan personel dan peralatan, pekerjaan terus dioptimalkan agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai target dan jembatan segera dimanfaatkan warga.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P. mengatakan, pembangunan Jembatan Bawoni menjadi bagian dari komitmen TNI AD melalui Program Bakti TNI untuk Rakyat dalam membantu meningkatkan konektivitas antardaerah.

“Progres pembangunan yang telah mencapai 97,5 persen menunjukkan keseriusan TNI AD dalam menghadirkan infrastruktur yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” kata Sandy.

Menurut dia, pembangunan infrastruktur penghubung tidak semata-mata berkaitan dengan akses transportasi. Konektivitas yang semakin baik juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dan mempercepat pemerataan pembangunan.

“Jembatan ini diharapkan memperlancar mobilitas warga, mendukung distribusi hasil pertanian, serta membuka akses yang lebih mudah menuju layanan pendidikan, kesehatan, dan pusat perekonomian,” ujarnya.

Menjelang rampung, kehadiran Jembatan Bawoni membawa harapan baru bagi masyarakat di Kepulauan Nias. Infrastruktur yang dibangun melalui Bakti TNI untuk Rakyat itu diharapkan menjadi urat nadi baru yang mendekatkan wilayah, memperlancar aktivitas warga, dan membuka ruang pertumbuhan ekonomi di Nias Utara dan Nias Barat.(*)

(Johannes/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *