Saat Prajurit dan Warga Wonogiri Bahu-Membahu Bangun Jalan Desa, Kemanunggalan Itu Terlihat Nyata

Diferensia47 Views

 

Wonogiri, Jawa Tengah – Pagi ini, di tengah hamparan sawah hijau dan perbukitan Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Wonogiri, suasana gotong royong tampak hidup. Prajurit TNI dan warga desa bekerja berdampingan menyelesaikan pembangunan jalan yang selama ini menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat.

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0728/Wonogiri menjadi ruang perjumpaan antara prajurit dan warga. Mereka tidak hanya berbagi tugas, tetapi juga berbagi semangat dan harapan akan masa depan desa yang lebih baik.

Sabtu (21/2/2026), pemandangan sederhana namun bermakna terlihat saat Prada Triyatno bersama seorang warga, Muhlisin (60), mengangkat karung semen. Keduanya berjalan beriringan, peluh membasahi wajah, tetapi senyum tetap tersungging. Sesekali mereka saling menyemangati, menunjukkan bahwa kerja sama itu lahir dari rasa kebersamaan.

Pengecoran jalan terus dikebut agar dapat segera dimanfaatkan masyarakat. Jalan tersebut selama ini menjadi jalur vital yang menghubungkan warga dengan lahan pertanian, pusat kegiatan ekonomi, serta fasilitas umum lainnya.

Meski pekerjaan fisik menuntut tenaga besar, prajurit dan warga tetap menjaga semangat. Ayunan sekop, dorongan gerobak, dan tangan-tangan yang saling membantu menjadi pemandangan yang mencerminkan kuatnya tradisi gotong royong di pedesaan.

Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan yang terbangun selama proses pengerjaan menjadi bagian penting dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Bagi warga Desa Kembang, pembangunan jalan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol harapan. Jalan yang tengah dibangun diharapkan membuka akses yang lebih baik, memperlancar aktivitas ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di tengah kerja keras itu, kemanunggalan tidak hadir sebagai slogan. Ia tampak nyata, hidup dalam peluh, kerja sama, dan keyakinan bahwa masa depan desa dapat dibangun bersama.(*)

(Agus Kemplu/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *