
Jember, Jawa Timur – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. memimpin langsung penutupan Dikmaba TNI AD Gelombang I TA 2026 dan melantik 222 prajurit baru. Momentum ini menegaskan komitmen pembinaan prajurit profesional, disiplin, dan siap menghadapi tantangan tugas ke depan.
“Keberhasilan ini bukan akhir, tetapi awal pengabdian sebagai prajurit TNI Angkatan Darat.” ujar Pangdam V/Brawijaya
Kegiatan berlangsung pada Jumat, 24 April 2026 di Lapangan Hitam Secaba Rindam V/Brawijaya, Jember. Pangdam V/Brawijaya bertindak sebagai inspektur upacara didampingi pejabat utama Kodam V/Brawijaya serta unsur Forkopimda dan tamu undangan dari berbagai instansi daerah.
Sebanyak 222 prajurit siswa resmi dilantik setelah menempuh pendidikan selama delapan minggu dengan total 600 jam pelajaran. Program ini menekankan pembentukan karakter, ketahanan fisik, serta kemampuan dasar militer sebagai fondasi pengabdian di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Dalam amanatnya, Pangdam V/Brawijaya menegaskan perubahan status dari sipil menjadi prajurit menuntut perubahan pola pikir dan perilaku. Prajurit harus menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta delapan wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Jaga kehormatan diri dan bangun loyalitas tegak lurus kepada bangsa dan negara.” tegas Pangdam V/Brawijaya.
Prestasi terbaik diraih Sabillal Aliffudin sebagai peringkat pertama, diikuti Muhammad Iqbal Alamsyah dan Audrey Varrel Devara. Capaian ini menunjukkan kualitas pendidikan dan kompetisi sehat antar prajurit siswa selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan intensif.
Selain upacara, kegiatan juga diisi penanaman pohon oleh Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya Ibu Vira Rudy Saladin bersama rombongan sebagai simbol kepedulian lingkungan. Kehadiran pejabat TNI, Polri, pemerintah daerah, dan keluarga prajurit menambah khidmat suasana acara.
Penutupan pendidikan ini diharapkan melahirkan prajurit yang adaptif, profesional, dan loyal terhadap bangsa serta negara. Ke depan, para prajurit akan melanjutkan pendidikan kejuruan guna meningkatkan kompetensi sesuai kecabangan masing-masing secara optimal.(*)
Editor: Sulaiman










