Pangdam Kasuari Tinjau Ketahanan Pangan Yonif 808 di Fakfak, Tekankan Profesionalisme Prajurit

Fakfak, Papua Barat – Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin, dan semangat juang kepada prajurit saat melakukan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 808/MM di Distrik Tomage, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu (6/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi sejumlah pejabat utama Kodam XVIII/Kasuari, antara lain Inspektur Kodam Brigjen TNI Tri Saktiyono, Komandan Korem 182/JO Kolonel Infanteri Irwan Budiana, serta para asisten Kasdam XVIII/Kasuari.

Selain memberikan pengarahan kepada prajurit, Christian meninjau berbagai program ketahanan pangan yang dikembangkan satuan, mulai dari sektor pertanian hingga peternakan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian satuan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Sebagai simbol dukungan terhadap keberlanjutan program tersebut, Pangdam turut menebar benih ikan dan menanam pohon kenangan di lingkungan markas Yonif TP 808/MM. Kegiatan itu mencerminkan komitmen TNI tidak hanya dalam menjaga pertahanan negara, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Di hadapan prajurit, Christian mengingatkan bahwa kemampuan keprajuritan harus terus diasah seiring tuntutan tugas yang semakin kompleks. Disiplin dan profesionalisme, menurut dia, merupakan fondasi utama yang harus dijaga setiap prajurit dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Setiap prajurit harus menjaga kehormatan diri dan nama baik satuan di mana pun bertugas. Profesionalisme menjadi modal utama dalam menjawab kepercayaan yang diberikan negara,” ujarnya.

Kunjungan kerja tersebut juga diwarnai demonstrasi Pencak Silat Militer (PSM) yang ditampilkan prajurit Yonif TP 808/MM. Atraksi yang menonjolkan ketangkasan, kekompakan, dan kemampuan bela diri itu mendapat apresiasi dari Pangdam.

Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan dalam rangkaian kunjungan kerja, tetapi juga menunjukkan kesiapan fisik dan mental prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan penugasan. Bagi jajaran Kodam XVIII/Kasuari, pembinaan kemampuan tempur yang diimbangi dengan penguatan program ketahanan pangan menjadi bagian dari upaya membangun satuan yang tangguh, profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kunjungan Pangdam ke Yonif TP 808/MM sekaligus menjadi momentum memperkuat pembinaan satuan di wilayah Papua Barat, baik dalam aspek kemampuan militer maupun kontribusi sosial yang semakin relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.(*)

(Johannes/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *