
Maybrat, Papua Barat Daya – Di lahan sederhana milik warga Kampung Subin, Distrik Aitinyo, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Dayas, uasana panen berlangsung berbeda. Personel TNI dari Pos Subin tak sekadar hadir sebagai pengaman wilayah, tetapi turut memetik cabai, memanen jeruk, dan memotong daun singkong bersama warga.
Panen bersama ini menjadi penanda kuatnya kemitraan antara TNI dan masyarakat sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan di wilayah perbatasan. Lahan yang dikelola bersama itu berada di atas tanah milik warga Kampung Subin dan selama ini digarap secara gotong royong oleh masyarakat dan personel Pos Subin.
Komoditas yang dipanen mulai dari cabai hingga sayuran, merupakan hasil kerja kolektif yang dibangun sejak masa tanam. Bagi warga, hasil panen tersebut bukan sekadar sumber pangan, tetapi juga simbol kebersamaan yang tumbuh dari kepercayaan dan kedekatan.
Komandan Pos (Danpos) Subin, Letda Inf Zaki Arkan Rachman, S.Tr.(Han), mengatakan bahwa kegiatan panen bersama ini sengaja dirancang untuk memperkuat hubungan sosial antara prajurit dan masyarakat.
“Panen ini bukan hanya soal hasil pertanian, tetapi tentang kebersamaan. Kami ingin TNI benar-benar hadir, bekerja bersama, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).
Menurut Zaki, keterlibatan TNI dalam pengelolaan lahan ketahanan pangan diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus menumbuhkan semangat kemandirian pangan di Kampung Subin.
Bagi masyarakat, kehadiran prajurit di ladang menjadi bukti bahwa ketahanan wilayah tidak hanya dijaga melalui senjata, tetapi juga melalui cangkul, benih, dan kerja bersama.(*)
Editor: Sulaiman













