Malam Penuh Inspirasi di Gresik, Danrem 083/Bdj Kobarkan Api Kebangsaan di Dada 300 Kadet Muda

Edukasi244 Views

Gresik, – Suasana malam di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Jumat (7/11/2025), terasa berbeda dari biasanya. Gemuruh semangat dan sorot mata penuh antusias datang dari sekitar 300 peserta Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korp Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang III Tahun Anggaran 2025. Mereka larut dalam sebuah momen berharga: pembinaan Wawasan Kebangsaan yang disampaikan oleh Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir.

Dengan tema Refleksi Diri untuk Indonesia Jaya”, Kolonel Kohir memulai pembinaannya pada pukul 19.20 WIB. Dalam waktu hampir satu setengah jam, suasana GOR berubah menjadi ruang inspirasi.
Nada suaranya tegas namun meneduhkan, mengalirkan pesan mendalam tentang integritas, kedisiplinan, dan cinta tanah air sebagai fondasi membangun generasi muda yang tangguh.

“Pemuda harus memiliki karakter yang kuat dan semangat kebangsaan yang tidak mudah goyah. Indonesia membutuhkan generasi yang mampu menjaga kehormatan dan membawa perubahan positif,” ujar Kolonel Kohir disambut tepuk tangan riuh para kadet.

Gaya penyampaian Danrem yang lugas dan hangat membuat setiap pesan terasa menyentuh. Ia tak hanya berbicara tentang nasionalisme sebagai teori, tetapi sebagai api semangat yang harus dijaga dan diwariskan dari hati ke hati. Pesan tentang persatuan bangsa pun ia tekankan sebagai kekuatan utama Indonesia di tengah derasnya tantangan zaman.

Para kadet muda menyimak dengan wajah serius dan penuh semangat. Beberapa bahkan mencatat setiap kalimat yang disampaikan. Di sela-sela suasana yang khidmat, semangat kebangsaan seolah tumbuh kembali di dada mereka.

Salah satu peserta, Alya Novita, tak bisa menyembunyikan rasa harunya. “Materi Danrem membuat kami lebih memahami peran generasi muda dalam menjaga bangsa. Ini memberi motivasi baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Kegiatan pembinaan ini menjadi momentum penting bagi KKRI untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan secara nyata. Bagi Kolonel Kohir, menanamkan semangat cinta tanah air kepada generasi muda bukan sekadar tugas, tetapi panggilan jiwa seorang prajurit.

Ia menutup pembinaannya dengan ajakan reflektif yang menggema di seluruh ruangan. “Membangun Indonesia yang jaya dimulai dari membangun diri sendiri,” katanya tegas, meninggalkan kesan mendalam di hati para kadet.

Malam itu, di bawah langit Gresik yang tenang, semangat kebangsaan kembali berkobar, bukan hanya dalam kata-kata, tapi dalam tekad ratusan pemuda yang siap mengabdi untuk negeri.(*)

(Arif Budi/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *