Longsor Terjang Rumah Warga di Pule Trenggalek, Aparat dan Warga Bergerak Cepat Evakuasi

Diferensia42 Views

Trenggalek, Jawa Timur – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin (6/4/2026) malam, memicu longsor yang merusak rumah warga di Desa Jombok. Tebing setinggi sekitar delapan meter di belakang rumah milik Imam Zainudin runtuh, membawa material tanah dan batu yang menghantam bangunan.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.00-21.30 WIB setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut. Dalam waktu singkat, tanah di sekitar tebing menjadi labil dan tidak mampu menahan tekanan air, hingga akhirnya longsor menerjang area permukiman.

Material longsoran menimbun sebagian rumah korban dan menyebabkan kerusakan cukup serius. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp45 juta.

Merespons kejadian tersebut, aparat kewilayahan bergerak cepat. Babinsa Desa Jombok, Serda Eva Novanda, bersama unsur terkait mendatangi lokasi pada Selasa (7/4/2026) pagi untuk melakukan penanganan awal sekaligus memastikan kondisi warga.

Proses evakuasi material longsor dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, tim TRC-PB Kecamatan Pule, unsur kecamatan, pemerintah desa, serta warga setempat. Mereka bahu-membahu membersihkan timbunan tanah dan batu yang menutup sebagian bangunan.

Di tengah proses pembersihan, petugas mengingatkan warga untuk tetap waspada. Kondisi tanah yang masih basah dinilai berpotensi memicu longsor susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi area tebing rawan dan segera melapor apabila ditemukan tanda-tanda pergerakan tanah,” ujar Serda Eva Novanda di lokasi kejadian.

Pemerintah setempat bersama aparat terus memantau kondisi lingkungan di sekitar lokasi longsor sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem. Warga di daerah rawan bencana diminta meningkatkan kewaspadaan, termasuk mengenali gejala awal seperti retakan tanah dan perubahan struktur lereng.(*)

(Arwang/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *