Sukoharjo, Jawa Tengah – Gelak tawa anak-anak dan warga berpadu dengan keceriaan para prajurit Yonif TP 449/SH dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Marshaling Area Yonif TP 449/SH, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (14/8/2026) malam.
Bukan sekadar perlombaan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi prajurit dan warga sekitar untuk berbaur dalam suasana santai. Ibu-ibu dan anak-anak mengikuti sejumlah permainan khas perayaan 17 Agustus bersama para prajurit.
Beragam lomba digelar, antara lain memakai sarung sambil memainkan balon, memasukkan sedotan ke botol menggunakan mulut dan hidung, menggiring ceting dengan terong, memasukkan terong ke dalam galon, serta estafet air.
Sorak-sorai peserta dan penonton terdengar sepanjang perlombaan. Prajurit, ibu-ibu, dan anak-anak tampak saling menyemangati, sesekali diselingi tawa ketika peserta kesulitan menyelesaikan tantangan.
Komandan Yonif TP 449/SH Mayor Inf Edy Riwanto mengatakan, kegiatan tersebut dirancang untuk mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat di sekitar satuan.
“Tawa dan canda saat perlombaan antara prajurit Yonif TP 449/SH dengan ibu-ibu dan anak-anak menjadi simbol harmonisasi sosial antara Yonif TP 449/SH dan warga sehingga menciptakan kemanunggalan TNI dan rakyat,” kata Edy dalam keterangannya, Sabtu (14/8/2026).
Bagi warga, kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman tersendiri. Ani, salah seorang peserta, mengaku senang dapat mengikuti lomba 17 Agustus di lingkungan satuan TNI.
“Baru sekarang kami merasakan lomba 17-an di lingkungan tentara. Kami sangat senang dan berterima kasih. Anak-anak juga sangat ceria bisa berbaur dengan om-om TNI,” ujar Ani.
Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab hingga akhir acara. Sekat antara prajurit dan warga seolah mencair melalui permainan sederhana yang menghadirkan kegembiraan bersama.
Selain memeriahkan peringatan kemerdekaan, kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, menumbuhkan sportivitas, serta memperkuat semangat kebersamaan antara prajurit dan masyarakat.
Bagi Yonif TP 449/SH, perayaan 17 Agustus menjadi momentum untuk merawat kedekatan dengan warga. Dari lomba sederhana dan tawa bersama, semangat persatuan kembali dirayakan dalam suasana yang lebih dekat dan humanis.(*)
(Agus Kemplu/Sulaiman)













