
Tulungagung, Jawa Timur – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, telah rampung 100 persen. Dengan capaian ini, Desa Kaliwungu tercatat sebagai titik ketiga penyelesaian pembangunan KDKMP di Tulungagung, setelah Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, dan Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru.
Status penyelesaian KDKMP Desa Kaliwungu telah terverifikasi melalui portal Agrinas, sistem pemantauan resmi pembangunan KDKMP. Dari total 271 titik KDKMP yang direncanakan di Kabupaten Tulungagung, tiga di antaranya kini telah tuntas sepenuhnya.
Rampungnya KDKMP di Desa Kaliwungu memperkuat posisi Kecamatan Ngunut sebagai wilayah dengan progres pembangunan koperasi desa paling awal. Kecamatan ini kini memiliki dua KDKMP yang telah selesai 100%, yakni di Desa Pulosari dan Desa Kaliwungu.
Capaian tersebut tidak terlepas dari pemantauan lapangan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Komandan Kodim 0807 Tulungagung, Letnan Kolonel Artileri Hanny Galih Satrio. Melalui pengawasan rutin, pembangunan KDKMP di wilayah binaan dapat berjalan sesuai target.
“Kami bersyukur pembangunan KDKMP di Desa Kaliwungu telah selesai. Selanjutnya, yang lebih penting adalah bagaimana koperasi ini dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat ekonomi desa,” ujar Hanny Galih Satrio, Sabtu (31/1/2026).
Ia menekankan, keberadaan KDKMP diharapkan menjadi ruang bersama bagi masyarakat desa dalam mengembangkan usaha, memperluas akses permodalan, serta meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Kepala Desa Kaliwungu, Undiono, menyambut baik rampungnya pembangunan koperasi di wilayahnya. Menurut dia, KDKMP menjadi simbol hadirnya program pemberdayaan ekonomi yang menyentuh langsung masyarakat desa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas terealisasinya pembangunan KDKMP di Desa Kaliwungu. Semoga koperasi ini benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Undiono.
Pemerintah desa bersama warga kini bersiap mengoperasikan KDKMP sebagai pusat kegiatan ekonomi lokal. Kehadiran koperasi ini diharapkan tidak berhenti pada penyelesaian fisik semata, tetapi menjadi motor penggerak kemandirian desa dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Tulungagung.(*)
(Arwang/Sulaiman)













