
Tulungagung, – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, telah rampung 100 persen, Senin (26/1/2026).
Progres pembangunan tersebut juga telah dinyatakan terverifikasi melalui portal Agrinas, sebagai sistem pemantauan resmi pembangunan KDKMP. KDKMP Desa Pulosari tercatat sebagai KDKMP perdana yang selesai 100 persen dari total 271 titik KDKMP di wilayah Kabupaten Tulungagung.
Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan KDKMP Pulosari sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Kami bersyukur pembangunan KDKMP di Desa Pulosari dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Ini merupakan wujud nyata sinergi seluruh pihak dalam mendukung program strategis pemerintah untuk penguatan ekonomi desa,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Dandim berharap KDKMP Pulosari dapat dikelola secara profesional dan transparan sehingga benar-benar menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat desa.
“Harapan kami, KDKMP Pulosari ke depan mampu meningkatkan kesejahteraan warga, membuka peluang usaha, serta menjadi contoh bagi KDKMP lainnya di Kabupaten Tulungagung,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pulosari, Hari Cahyono, S.A.P., mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas selesainya pembangunan KDKMP di wilayahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas terealisasinya pembangunan KDKMP di Desa Pulosari. Ini merupakan kebanggaan dan harapan baru bagi masyarakat kami,” ungkapnya.
Ia juga berharap keberadaan KDKMP dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi Desa Pulosari.
“Semoga KDKMP ini dapat dimanfaatkan secara optimal, berkelanjutan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Desa Pulosari,” pungkasnya.
Dengan rampungnya KDKMP Desa Pulosari, diharapkan pembangunan KDKMP di titik-titik lainnya di Kabupaten Tulungagung dapat segera menyusul, guna memperkuat kemandirian dan ketahanan ekonomi desa.(*)
(Arwang/Sulaiman)







