Komunikasi dengan Habaib dan Ulama, Danrem 081/DSJ Bawa Pesan Ini

POLITIKANA92 Views
Danrem 081/DSJ Kolonel Inf H. Sugiyono saat bersilaturahmi dengan Habib Musthofa Alaydrus, KH. Abdullah Ubab Maimoen, dan Gus Mizan serta ulama lainnya di Ponpes Subulul Huda Kembang Sawit, Dusun Kembangsawit, Desa Rejosari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Sabtu (27/4/2024) malam. (foto: arwang)

Madiun, – Danrem 081/DSJ Kolonel Inf H. Sugiyono bersilaturahmi dengan Habib Musthofa Alaydrus, KH. Abdullah Ubab Maimoen, dan Gus Mizan serta para tokoh ulama lainnya bertempat di Ponpes Subulul Huda Kembang Sawit, Dusun Kembangsawit, Desa Rejosari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Sabtu (27/4/2024) malam.

Habib Musthofa Alaydrus yang merupakan tokoh Ulama kharismatik Jawa timur yang berasal dari Tuban, sedangkan Gus Ubab sapaan KH. Abdullah Ubab Maimoen pimpinan Ponpes Al Anwar 2 Sarang Rembang yang adalah putra dari Mbah Maimun Zubair, sosok Ulama dan Kyai kondang karna Zuhudnya.

Dalam komunikasi yang dilakukan, Danrem mengungkapkan pentingnya merawat kebhinnekaan sebagai upaya untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

“Bangsa Indonesia terlahir dari kebhinnekaan atau keberagaman, baik itu suku, agama, bahasa, adat istiadat, budaya, dan lainnya. Ini pula lah yang menjadikan bangsa ini besar dan berbeda dengan bangsa-bangsa lainnya di dunia,” kata Danrem dalam keterangan yang diterima media ini, Mimggu (28/4/2024).

“Oleh karena itu, menjadi sangat penting bagi kita seluruh rakyat Indonesia untuk peduli merawat keberagaman guna memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” imbuhnya.

Pamen TNI AD itu menilai, dengan merawat kebhinnekaan, kita juga telah berupaya membangun fondasi yang kuat untuk melanjutkan pembangunan dalam mengisi kemerdekaan saat ini.

Lebih dari itu, sebut Danrem, kebhinnekaan juga merupakan landasan untuk keharmonisan sosial yang membuat masyarakat akan lebih menerima perbedaan, saling menghormati dan menghargai.

Jangan lupa mendoakan Orang tua, para guru guru kita, para suhada pahlawan bangsa, serta para Pemimpin kita, untuk dapat membawa Bangsa dan Negara kita menjadi Bangsa yang Baldatun Toyibatun warofun ghofur.

Untuk itu tegasnya, semua pihak harus berkomitmen untuk menjaga kebhinnekaan sebagai sumber kekuatan yang dapat mempersatukan bangsa.

(arwang/tom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *