Jembatan Gantung Penghubung Tiga Desa di Blitar Ditargetkan Rampung Akhir Januari

Diferensia229 Views

Blitar, – Pembangunan jembatan gantung penghubung tiga desa di Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, ditargetkan rampung pada akhir Januari 2026. Jembatan tersebut dibangun melalui Program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II di wilayah Korem 081/Dhirotsaha Jaya.

Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengatakan, jembatan gantung itu akan menghubungkan Desa Bendo Sewu, Pasir Rejo, dan Jeblok. Keberadaan jembatan diharapkan mempermudah mobilitas warga antardesa yang selama ini bergantung pada jalur memutar.

“Seperti pembangunan jembatan gantung di Kauman, Tulungagung, jembatan di Talun ini juga menghubungkan tiga desa,” ujar Untoro saat meninjau lokasi pembangunan, Sabtu (10/1/2026).

Ia menjelaskan, jembatan gantung tersebut dibangun dengan panjang sekitar 40 meter dan lebar 1,2 meter, menyesuaikan kondisi sungai yang memiliki lebar sekitar 25 meter. Pekerjaan konstruksi diperkirakan memakan waktu sekitar 20 hari dan telah dimulai sejak 9 Januari 2026.

Menurut Untoro, tahapan pembangunan meliputi pemasangan pondasi pada 11-15 Januari, dilanjutkan pemasangan tali seling pada 16-20 Januari, serta pemasangan papan kayu lantai jembatan pada 21-25 Januari. “Target penyelesaian pembangunan pada 30 Januari 2026,” katanya.

Selain meninjau lokasi di Kecamatan Talun, Untoro juga mengunjungi rencana pembangunan jembatan gantung di Dusun Sanan, Desa Jugo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Di lokasi tersebut, jembatan baru akan menggantikan jembatan lama yang rusak parah akibat longsor dan terseret arus sungai.

Kerusakan jembatan lama itu berdampak langsung pada aktivitas warga, terutama anak-anak sekolah. Selama ini mereka terpaksa berpindah sekolah karena jembatan yang menjadi satu-satunya akses menuju sekolah sebelumnya tidak lagi dapat digunakan.(*)

(Arwang/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *