Dairi, Sumatera Utara – Akses penghubung antara Dusun II dan Dusun IV di Desa Sileu-Leuh Persaoran, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, kini semakin terbuka setelah pembangunan Jembatan Aramco yang melintasi Sungai Lae Sigilang selesai dikerjakan. Jembatan sepanjang 10 meter dengan lebar 4 meter itu telah mencapai progres 100 persen dan siap dimanfaatkan masyarakat.
Rampungnya pembangunan jembatan tersebut menjadi kabar baik bagi warga yang selama ini mengandalkan akses terbatas untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kehadiran jembatan baru diharapkan memperlancar mobilitas penduduk sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di kawasan pedesaan.
Pembangunan Jembatan Aramco dilaksanakan oleh Kodim 0206/Dairi sebagai bagian dari dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Infrastruktur konektivitas dinilai memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta membuka akses yang lebih luas terhadap layanan sosial dan publik.
Pekerjaan konstruksi diawali dengan pembersihan area dan penyiapan badan jalan menuju lokasi jembatan. Tahapan selanjutnya meliputi penggalian pondasi, pemasangan konstruksi utama Jembatan Aramco, pemadatan oprit dan jalan pendekat, pengecoran lantai jembatan, hingga penyelesaian akhir melalui pengecatan bernuansa Merah Putih.
Sejumlah peralatan berat dan pendukung konstruksi dikerahkan untuk mempercepat proses pembangunan, antara lain excavator, mesin pengaduk beton, mesin las, serta berbagai peralatan teknis lainnya.
Dengan selesainya pembangunan tersebut, warga kini memiliki akses yang lebih aman dan nyaman untuk beraktivitas. Selain mempersingkat waktu tempuh, jembatan itu juga diharapkan menjadi penopang penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya dalam pengangkutan hasil pertanian yang menjadi sektor utama penghidupan warga setempat.
Kapendam I/Bukit Barisan, Sandy, mengatakan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedesaan merupakan bagian dari upaya menghadirkan pemerataan akses bagi masyarakat.
“Jembatan ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga. Selain memperlancar transportasi, keberadaannya juga dapat mendukung peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kehadiran Jembatan Aramco di Desa Sileu-Leuh Persaoran menambah daftar infrastruktur dasar yang diharapkan mampu memperkuat keterhubungan antarwilayah sekaligus menjadi penggerak pembangunan ekonomi di tingkat desa.(*)
(Johannes/Sulaiman)














