Dukung Pemerintah, Pangkostrad Minta Program Ketahanan Pangan Dijaga

Diferensia397 Views
Pangkostrad saat momen meresmikan mess, Musshola An-Nur dan Gudang Ketahanan Pangan Kostrad, menanam varian Japonica Rice dan wijen serta tatap muka dengan Satgas Hanpangan Kostrad dan Kelompok Tani di Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (12/3/2023). (foto: penkostrad)

JAKARTA – Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc, melaksanakan panen raya Jagung, Penanaman Simbolis padi Japonica Rice dan Wijen sebagai wujud program Ketahanan pangan TNI AD dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif, Minggu (12/3/2023).

Pangkostrad juga meresmikan mess, Musshola An-Nur dan Gudang Ketahanan Pangan Kostrad serta tatap muka dengan Satgas Hanpangan Kostrad dan Kelompok Tani di Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Peresmian Mess, Musshola An Nur dan Gudang Ketahanan Pangan (Hanpangan) Kostrad, ditandai dengan pengguntingan pita mess dan penandatanganan prasasti peresmian oleh Pangkostrad didampingi Kaskostrad Mayor Jenderal TNI Muhammad Nur Rahmad dan Wakil Bupati Iyos Somantri.

“Agar mess dan gudang serta fasilitas pendukung lainnya yang sudah dibangun ini dapat terus dipelihara
sehingga memiliki usia pakai yang lebih lama,” pesan Pangkostrad dalam sambutan peresmiannya.

Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc, mengatakan bahwa TNI AD melalui satuan Kostrad dengan program pembinaan teritorialnya senantiasa berupaya ikut andil dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah.

Menurut Pangkostrad, program ketahanan pangan di Ciemas Sukabumi tersebut merupakan salah satu contoh nyata implementasi dalam rangka ketahanan pangan yaitu meningkatkan hasil produksi pangan nasional berupa komoditi jagung.

“Penganekaragaman tanaman pangan selain padi, harus dilakukan jika ketahanan pangan nasional tetap ingin dijaga. Beberapa pilihan tanaman yang bisa dikembangkan, di antaranya jagung, ubi kayu, ubi jalar, talas, wijen, kacang tanah, kedelai dan kacang hijau,” tegas Pangkostrad.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut serta mendukung secara langsung maupun tidak langsung dalam program ketahanan pangan Kostrad dan pembangunan Mess serta Gudang, khususnya kepada Pemda Sukabumi, PT Kadesh Borneo, PT Amerta Tani Maju dan warga masyarakat Ciemas. Semoga partisipasi yang telah diberikan menjadi ladang amal dan dapat memberikan manfaat yang cukup besar bagi kita semua,” pungkas Pangkostrad yang dalam kesempatan tersebut bersama rombongan meninjau gudang pengering jagung di Cibinong dan lahan jagung Blok Cikiara.

Diapresiasi Pemda Dan Petani

Pemda Sukabumi yang diwakili Wakil Bupati Iyos Somantri menyampaikan apresiasi kepada Pangkostrad beserta jajaran atas program pertanian jagung yang memajukan petani Desa Ciemas.

“Kami merasa bangga dan berterima kasih atas program Pangkrostrad ini yang bisa meningkatkan harkat martabat dan tarap hidup masyrakat Desa Ciemas,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjut Iyos Somantri, akan terus bersinergi dan mendorong program pertanian Kostrad.

“Kita akan terus dukung program Pangkostrad ini dengan semaksimal mungkin dan bersinergi yang mudah-mudahan bisa terus membuat kemajuan bagi masyarakat Ciemas,” jelasnya.

Sementara itu, Pak Jujun perwakilan dari kelompok tani merasa terharu dan terenyuh dengan adanya program ketahanan pangan yang di canangkan bapak Pangkostrad yang telah membantu pendapatan warga Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Hadir pada acara tersebut Wair Kostrad, Asintel Kaskostrad, Aslog Kaskostrad, Aster Kaskostrad, Waaster Kaskostrad, Aster Kopassus, Dangrup 3 Kopassus, Forkopimda Kabupaten Sukabumi, Forkopimcam Ciemas, para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama serta Tokoh Pemuda.

(rils/tom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *