
Gunungsitoli, Sumatera Utara – Program Bakti TNI terus mempercepat pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Di Desa Hilihambawa, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, prajurit Kodam I/Bukit Barisan bersama warga mengebut pengerasan Jalan Sogito sepanjang 3 kilometer.
Hingga Sabtu (25/7/2026), pengerjaan jalan yang menghubungkan Desa Hilihambawa dengan Desa Siwalubanua II tersebut telah mencapai 85%.
Pengerasan Jalan Sogito menjadi bagian dari Program Bakti TNI dalam mendukung percepatan pembangunan yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto. Infrastruktur tersebut diharapkan membuka akses antardesa sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat yang selama ini bergantung pada jalur tersebut.
Tak hanya mempermudah aktivitas sehari-hari, akses jalan yang semakin baik juga diharapkan memperlancar pengangkutan dan distribusi hasil pertanian warga. Dengan konektivitas yang lebih memadai, pergerakan orang dan barang menjadi lebih mudah sehingga dapat ikut menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
Di lapangan, prajurit Kodam I/Bukit Barisan bahu-membahu dengan masyarakat menyelesaikan setiap tahapan pengerjaan. Kebersamaan prajurit dan warga menjadi bagian penting dalam mempercepat penyelesaian jalan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Sandy, S.I.P., mengatakan Bakti TNI tidak semata-mata diarahkan pada pembangunan infrastruktur. Program tersebut juga menjadi bagian dari kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah yang membutuhkan percepatan pembangunan.
Menurut Sandy, sinergi antara prajurit dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting agar pembangunan dapat berjalan optimal dan manfaatnya tepat sasaran.
“Melalui Program Bakti TNI, kami ingin menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Infrastruktur yang dibangun diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik, memperlancar aktivitas warga, serta mendorong peningkatan perekonomian daerah,” ujar Sandy dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (27/7/2026) dini hari.
Ia menambahkan, semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat akan terus menjadi kekuatan dalam menyukseskan berbagai program pembangunan di wilayah.
“Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat akan terus menjadi kekuatan dalam menyukseskan setiap program pembangunan,” katanya.
Pengerasan Jalan Sogito sekaligus memperlihatkan peran Bakti TNI dalam menjangkau kebutuhan dasar masyarakat. Jalan yang sebelumnya menjadi persoalan akses kini secara bertahap dibenahi agar mampu menopang mobilitas warga dan aktivitas ekonomi antardesa.
Dengan progres yang telah mencapai 85%, pengerjaan jalan tersebut kini mendekati tahap akhir. Setelah rampung, akses Hilihambawa-Siwalubanua II diharapkan menjadi lebih baik dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.(*)
(Johannes/Sulaiman)







