Angin Puting Beliung Rusak Tujuh Rumah di Trenggalek

Diferensia28 Views

Trenggalek, Jawa Timur – Angin puting beliung melanda Desa Karanganom, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (29/1/2026). Hembusan angin kencang yang datang secara tiba-tiba itu merusak sedikitnya tujuh rumah warga, terutama pada bagian atap berbahan asbes dan seng.

Peristiwa terjadi pada siang hari ketika sebagian warga berada di dalam rumah. Angin berputar dengan intensitas tinggi menerbangkan material bangunan dan merusak atap rumah di beberapa titik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun sejumlah warga mengalami kerugian material dan sempat dilanda kepanikan.

Babinsa Desa Karanganom, Serka Ahyaul Adnan, bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek dari Kecamatan Durenan segera turun ke lokasi setelah menerima laporan warga. Petugas melakukan peninjauan lapangan sekaligus pendataan dampak kerusakan.

“Angin puting beliung terjadi secara lokal, tetapi dampaknya cukup signifikan. Berdasarkan pendataan sementara, terdapat tujuh rumah warga yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang,” kata Ahyaul di lokasi kejadian.

Rumah yang terdampak masing-masing milik Iyas, Binti Marwiyah, Tamsir, dan Ngapipah di RT 17 RW 18, serta Asrori, Sujarwo, dan Sunarji di RT 15 RW 18 Desa Karanganom.

Sebagian besar kerusakan terjadi pada atap rumah yang terlepas akibat terpaan angin kencang. Material bangunan yang beterbangan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga jika tidak segera ditangani.

Petugas gabungan Babinsa dan TRC BPBD melakukan langkah tanggap darurat dengan mengamankan lokasi, membersihkan puing-puing, serta memastikan tidak ada warga yang mengalami luka. Warga juga diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang masih mungkin terjadi di tengah musim penghujan.

BPBD Kabupaten Trenggalek hingga Kamis sore masih berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk penanganan lanjutan, termasuk kemungkinan penyaluran bantuan bagi warga terdampak. Pemerintah daerah mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca dan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang kian tidak menentu.(*)

(arwang/sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *